Call Center0821-6669-1169
Admin IT0821-6787-4402

Diduga Akibat Cemburu, Suami Gorok Istri dengan Gergaji di Singosari



MenaraToday.Com - Malang :

Diduga akibat dibakar rasa cemburu, Mohamad Choirul warga Jl. Raya Klampok Rt 03 Rw 06, Dusun Bonjati, Desa Klampok, Kecamatan Singosari tega menggorok istrinya. Korban mengalami luka dan masih menjalani perawatan.

Kapolsek Singosari AKP Farid Fatoni mengatakan Choirul dan istri awalnya sempet cekcok karena cemburu. Sekitar pada pukul 14.45 WIB tadi sore, pelaku langsung menggorok dengan gergaji ke arah leher korban.

 "Setelah menggorok korban, pelaku lantas mencoba bunuh diri dengan naik ke atap rumah lantai 2 dan loncat dari atas genting," kata AKP Farid Fatoni kepada menaratoday.com, Sabtu (9/5/2020).


Sebelum kejadian, menurut mantan Kapolsek Ngajum tersebut, korban bersama anaknya sedang menonton tv. Pelaku datang dan mengajak kedua anaknya ke kamar dan dikunci di dalam kamar. 

"Pelaku kemudian menghampiri istrinya dan terjadi cekcok mulut. Di dalam kamar tidur, pelaku mengambil gergaji kayu di dapur dan menggorok korban (istrinya) di bagian leher," jelasnya.

Akibatnya korban yang bernama Astutik tersebut terluka di bagian leher. Korban saat ini dirujuk di RSSA Malang untuk mendapatkan perawatan.

Sementara pelaku sendiri seusai mencoba bunuh diri dengan loncat dari genting langsung di amankan warga selanjutnya di bawa ke IGD, Puskesmas Singosari. Setelah dari Puskesmas dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis, dan dinyatakan boleh di bawa pulang. 

"Sesampai di Polsek Singosari selang 5 menit kondisi pelaku sempoyongan dan muntah. Selanjutnya petugas memangil ambulance dan dibawa ke Puskesmas Singosari, namun dalam perjalanan pelaku meninggal dunia," terang pria berpangkat tiga balok di pundaknya.

Sementara di konfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Singosari Iptu Supriyono, SH menyebut, jika pelaku meninggal disebabkan adanya benturan pada kepala saat pelaku mencoba bunuh diri dengan meloncat dari genting.

"Berdasarkan keterangan dari hasil pemeriksaan visum luar, disimpulkan bahwa penyebab kematian pelaku karena adanya benturan kepala pada saat pelaku jatuh dari atas genting sehingga berakibat tersumbatnya selaput darah tebal otak atau selaput darah pecah," sebut Iptu Supriyono sepulangnya dari RSSA Kota Malang. (Sofyan)

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !