MenaraToday.Com - Banyuwangi :
Pasca peristiwa laka laut KM. Bintang Sonar di Watu 2 / Batu Mandi (Ngente) Perairan Plengkung Senin (02/08/2021), Komandan Pos TNI AL Muncar, Letda Laut (P) Triyono terus melaksanakan koordinasi dengan Komandan Pos TNI AL Grajagan, Peltu Pum Andik Karnavian melakukan pencarian korban.
Pelaksanaan pencarian dilakukan Pos TNI AL Muncar, Pos TNI AL Grajagan, SatPol Airud Polresta Banyuwangi, BPBD Kabupaten Banyuwangi dan dibatu oleh nelayan setempat yang dimulai dari hari Senin (2/8/2021).
Pencarian korban KM. Bintang Sonar berdasarkan laporan nelayan kepada Komandan Pos TNI AL Grajagan dan diteruskan kepada Komandan Pos TNI AL Muncar, dilaporkan satu Kapal Slerek Pemburu mengalami Laka Laut terkena cuaca buruk di Batu Dua Tanjung Bantenan Perairan Muncar. setelah menerima laporan tersebut Letda Laut (P) Triyono langsung melaporkan kejadian Laka Laut kepada Komandan Pangkalan TNI AL Banyuwangi.
Komandan Pangkalan TNI AL Banyuwangi, Letkol Laut (P) Eros Wasis, M.Tr.,(Han).,CTMP memerintahkan kepada Pos TNI AL Muncar dan Pos TNI AL Grajagan untuk melaksanakan Search And Rescue (SAR), Pulbaket dan Puldata serta selalu berkoordinasi dengan instansi - instansi terkait dan memerintahkan dalam pelaksanaan SAR jangan lupa untuk berdo'a sebelum pelaksanaan dan utamakan keselamatan Personil (Zero Accident),
Dari hasil Lidbangsit (Investigasi) diketahui kapal Slerek Pemburu yang mengalami Laka Laut adalah KM. Bintang Sonar milik H. Matsudi warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi dengan jumlah ABK 10 orang, rencana kapal bergerak pulang ke Pelabuhan Muncar, akan tetapi di sekitaran Batu Dua, Tanjung Bantenan kapal terkena hujan badai sehingga kapal tenggelam, adapun ABK berenang ketepi dengan alat seadanya.
"Setelah kapal karam di hantam badai, para ABK lompat ke laut dan berenang ke tepi dengan menggunakan alat seadanya. Untuk korban yang selamat sebanyak 6 orang sedangkan 4 korban lainnya masih dalam pencarian. Untuk korban yang selamat sebanyak 4 orang diselamatkan oleh Petugas Cagar Alam Alas Purwo pada pukul 15.30 WIB di pesisir Pantai Alas Purwo, sedangkan 2 orang lainnya ditemukan oleh nelayan di perairan Karang Gendek sekira pukul 23.00 WIB kemudian dibawa ke Wana Wisata Coko menggunakan Speed Boat yang diawaki oleh bapak Sutris dan bapak Yanto, adapun kedua korban dalam kondisi lemas sehingga langsung dibawa ke PKU Muhamadiyah Muncar untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut" ujar Budi salah seorang ABK yang selamat dalam peristiwa tersebut.
Komandan Pos TNI AL Muncar mengatakan, pihaknya terus koordinasi dengan instasi terkait untuk tetap melanjutkan pencarian 4 korban yang belum di temukan.
"Kita akan terus melakukan pencarian terhadap korban dan kegiatan SAR ini akan kami laksanakan sampai dinyatakan selesai." jelasnya.
Hingga berita ini ditayangkan pelaksanaan Search And Rescue (SAR) terhadap korban Laka Laut masih dilaksanakan oleh Pos TNI AL Muncar, Pos TNI AL Grajagan beserta instansi terkait dan unsur maritim. (Sholeh/IF)
