Usman Kades Lidah Tanah dan Maida Warda Pj Kades Deli Muda Hulu Kecamatan Perbaungan "Bungkam" Ditanya Soal Dana Desa, Ada Apa..?

Keterangan Gambar : Usman, Kades Lidah Tanah, foto dikutip dari akun Facebook Darman Sipahutar (kiri), Maida Warda, Pj Kades Deli Muda Hulu, foto dikutip dari akun Facebook Maida Warda.(kanan).
Kolase foto : Irlan Jaya Situmorang.

Menaratoday.com - Serdang Bedagai :

Pengelolaan dan penggunaan anggaran desa, baik itu dana desa (DD) ataupun alokasi dana desa (ADD) seyogianya harus transparan (terbuka).

Agar masyarakat atau publik mengetahui sepenuhnya terkait pengelolaan dan penggunaan dana desa yang bersumber dari uang negara melalui anggaran pendapatan belanja negara (APBN) dan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tersebut digunakan untuk apa-apa saja oleh pemerintah desa.

Tak hanya itu, masyarakat juga mempunyai hak untuk mengetahui dokumen - dokumen seperti, perdes tentang kewenangan desa, perdes tentang RKPDesa, perdes tentang APBDesa, serta laporan realisasi penggunaan dana desa dan lainnya.

Keterbukaan informasi tersebut bertujuan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kecurangan dalam penggunaan dana desa, karena masyarakat dan juga Media/LSM sebagai kontrol sosial mempunyai hak untuk mengawasi penggunaan dana desa (uang negara).

Tetapi pengelolaan dan penggunaan dana desa dibeberapa Desa yang ada di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Provinsi Sumatera Utara dinilai kurang transparan (kurang terbuka).

Seperti hal nya di Desa Lidah Tanah dan Desa Deli Muda Hulu, Kecamatan Perbaungan, Sergai.

Usman Kepala Desa (Kades) Desa Lidah Tanah dan Maida Warda Pj Kades Deli Muda Hulu, Kecamatan Perbaungan terkesan tertutup soal penggunaan dana desa saat dikonfirmasi.

Usman Kades Lidah Tanah dan Maida Warda Pj Kades Desa Deli Muda Hulu "Bungkam" saat menaratoday.com konfirmasi soal pengelolaan dan penggunaan dana desa.

Tak hanya "Bungkam" saat ditanyai soal dana desa, Pj Kades Deli Muda Hulu Maida Warda bahkan memblokir nomor wartawan yang konfirmasi terkait dana desa.

Seolah-olah dana desa yang notabene uang negara tersebut milik oknum kades yang tidak boleh dikonfirmasi oleh wartawan.

Saat menaratoday.com mencoba konfirmasi ulang beberapa kali melalui pesan WhatsApp (WA) kepada Usman, Kades Lidah Tanah dan Maida Warda Pj Kades Deli Muda Hulu terkait pengelolaan dan penggunaan dana desa, semuanya tidak mau memberikan informasi, semuanya "Bungkam" dan tidak mau menjawab pertanyaan Wartawan.

Diduga Usman Kades Lidah Tanah dan Maida Warda Pj Kades Deli Muda Hulu sebagai kuasa pengguna anggaran dalam pengelolaan anggaran desa, terkesan sengaja ingin menutup-nutupi, hal itupun menjadi sorotan dan menimbulkan pertanyaan bagi publik.

Kurang terbukanya oknum Kades soal penggunaan dana desa juga menimbulkan pertanyaan bagi salah satu masyarakat saat berbincang dengan menaratoday.com.

"Heran juga aku bang, kenapa gak terbuka terang-terangan saja dalam penggunaan dana desa ya bang? Ada apa ya..?" ungkap salah satu masyarakat yang tidak mau namanya ditulis.

Untuk kepentingan pemberitaan demi menyampaikan informasi kepada publik, menaratoday.com mencoba melakukan konfirmasi ulang beberapa kali dengan waktu yang berbeda, tapi hingga sampai saat ini, Rabu (3/7/2024) Usman Kades Lidah Tanah dan Maida Warda Pj Kades Deli Muda Hulu seolah kompak "Diam" tidak menjawab pertanyaan wartawan.

Diduga Usman Kades Lidah Tanah dan Maida Warda Pj Kades Deli Muda Hulu takut dikonfirmasi soal penggunaan dana desa.

Dihari yang sama, Rabu (3/7/2024) menaratoday.com mencoba konfirmasi dan meminta tanggapan kepada Camat Perbaungan, Edi Syahputra terkait kurang transparannya beberapa Kades yang ada di Kecamatan Perbaungan.

Edy Syahputra mantan Camat Tebing Tinggi ini menganggap ada pertanyaan wartawan yang mungkin tidak mesti harus ditanggapi oleh Kades.

"Ya mgkn ada pertanyaan dan permintaan yg mesti tdk mreka tanggapi, misal spj dan lain2. Mgkn itu yg jd alasan mreka sperti itu. Mhn maaf slanjutny bisa konfirmasi ke kasi pmd, krna sya mash ada kgiatan" jawab Edy Syahputra.

Saat menaratoday.com menjelaskan bahwa konfirmasi menaratoday.com tidak sepenuhnya terkait soal pertanggungjawaban, tetapi juga soal penggunaan dana desa dan lainnya, tetapi Camat Perbaungan Edy Syahputra tidak memberikan tanggapan.

Begitu juga saat menaratoday.com mempertanyakan apakah ada peraturan yang menjelaskan bahwa wartawan tidak diperbolehkan konfirmasi terkait pertanggungjawaban penggunaan uang negara (dana desa), tapi Camat Perbaungan Edy Syahputra juga diam dan tidak menjawabnya.

(Hingga berita ini ditulis, Usman Kades Lidah Tanah dan Maida Warda Pj Kades Deli Muda Hulu, belum dapat dikonfirmasi terkait penggunaan dana desa).

Penulis : Irlan Jaya Situmorang, Wartawan/Mahasiswa Fakultas Hukum.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama