Ridwan Kamil Umumkan Pendaftaran Masif C-19 Dapat Diakses Lewat Aplikasi Pokobar

Dilihat 0 kali
Kamis, 26 Maret 2020 / 23:57

MenaraToday.Com - Bandung :

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam akun instagramnya mengumumkan bahwa pendaftaran test masiv C-19 bagi warga Jawa Barat yang memenuhi kriteria khusus, hari ini, Kamis (26/3'2020) bisa mengaksesnya melalui aplikasi Pikobar.

Sebelumnya Ridwan Kamil telah mengumumlan kriteria khusus yang bisa mengikuti test masiv Covid - 19 ini,  diantaranya kategori A yakni masyarakat dengan resiko tertular paling tinggi seperti Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien dalam Pengawasan (PDP), keluarga, tetangga dan juga teman-temannya, serta petugas kesehatan yang menangani covid19,

Kedua ada kategori B, yaitu masyarakat dengan profesi yang interaksi sosialnya tinggi, atau rawan tertular seperti petugas transportasi, perangkat pelayanan publik, wartawan, dan tenaga kesehatan umum, kategori C yaitu meliputi masyarakat luas yang memiliki gejala sakit yang diduga covid19.

"Bagi warga yang masuk kategori A,B dan C yang mau daftar tes masiv covid19, silahkan daftar lewat APPS Pikobar, klik banner warna biru terkait pendaftaran. Jika memenuhi kriteria, setelah itu akan dipanggil secara online untuk datang kemana dan jam berapa dalam mengikuti test tersebut". Unggahnya di media sosial instagram Ridwan Kamil.

Pendaftaran peserta tes masiv Covid19 sifatnya terbatas dan hanya diprioritaskan bagi daerah daerah yang paling banyak positiv covid19 atau paling dekat wilayahnya dengan DKI Jakarta seperti Bodebek dan Bandung Raya.

Ridwan Kamil menjelaskan melalui unggahan sebelumnya di instagram"Tujuan tes masiv covid19 dilakukan untuk mencari peta persebaran covid19 dari mereka yang dicurigai, radiusnya ada dimana, kedua memutus mata rantai persebaran yang sekarang kita duga ada di Jawa Barat, ketiga tidak untuk semua orang, keempatnya adalah setelah itu ada tindakan lanjutan medis. Yang kita lakukan ini mengikuti model Korea Selatan yang dianggap paling baik menurut Presiden karena kita tidak menerapkan lockdown." ujarnya  (Annisa Saura)
Komentar Anda

Terkini