MenaraToday.Com - Pandeglang :
Hembusan angin kencang yang datang tiba-tiba pada Rabu (28/1/2026) mengubah ketenangan Kampung Namprak dan Kampung Cente, Desa Mendung, Kecamatan Cibaliung, menjadi kepanikan. Atap beterbangan, dinding rumah roboh, dan puluhan keluarga harus menghadapi kenyataan pahit: tempat tinggal mereka rusak akibat bencana angin puting beliung.
Sabtu (31/1/2026), di tengah puing-puing rumah dan wajah-wajah lelah warga, Bupati Pandeglang Dewi Setiani hadir langsung menyapa mereka. Ia menyusuri gang-gang kampung, berbincang dengan warga, dan melihat dari dekat kerusakan yang terjadi. Sebanyak 28 rumah tercatat terdampak, dengan 21 rumah rusak ringan dan 7 rumah rusak berat.
Tak hanya meninjau, Bupati juga menyerahkan bantuan paket sembako sebagai bentuk empati dan kepedulian pemerintah daerah. Bantuan itu menjadi secercah harapan bagi warga yang masih berupaya bangkit dari musibah.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat tidak merasa sendirian. Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar proses pemulihan berjalan cepat dan tepat,” ujar Dewi Setiani dengan nada penuh keprihatinan.
Salah satu warga, Iman Rismanto dari Kampung Namprak, mengaku terharu atas kehadiran langsung Bupati.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Bupati yang sudah datang melihat kondisi kami dan memberikan bantuan. Ini sangat berarti bagi kami,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Pandeglang Hj. Nuriah serta Manager PLN ULP Labuan, Erik Herdiansyah. Kehadiran mereka mempertegas komitmen lintas sektor dalam membantu pemulihan warga.
Di akhir kunjungan, pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Di tengah duka dan kerusakan, semangat gotong royong dan kepedulian menjadi kekuatan utama warga Desa Mendung untuk bangkit kembali.28 Rumah Warga Terdampak Puting Beliung, Bupati Pandeglang Turun ke Lokasi (ILA)
