MenaraToday.Com - Cianjur :
Menyikapi kejadian di Asrama Papua di Malang dan Surabaya, Polres Cianjur bersama Muspika Ciranjang melaksanakan koordinasi dan komunikasi terkait menyikapi kejadian di Asrama Papua di Malang dan Surabaya.
Kegiatan tersebut bertempat di Sekolah Tinggi Theologi Study Al Kitab Untuk Pengembangan Pedesaan Indonesia (STT SAPPI) di Kampung Palalangon Rt 02/09 Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang, Selasa (20/8/2019).
Hadir pada kegiatan tersebut, Camat Ciranjang Wahyu SIP, Kapolsek Kompol Kuslin Burhadi SH. Ketua STT. SAPPI Frenklyn Purba, Wakil Ketua Dr. Hadi P Saharjo. Th. M, dan para mahasiswa asal Papua yang berjumlah 11 orang.
Sebagai pihak keamanan di wilayah hukumnya Kapolsek Ciranjang Kompol Kuslin Burhadi SH menghimbau pada para mahasiswa Papua yang sedang melaksanakan kuliah di STT.SAPPI. pihaknya akan menjamin keamanan untuk para calon pendeta dengan adanya Kejadian di Asrama Papua Malang dan Surabaya.
"Kami akan menjamin keamanan dan ketertiban untuk semua dosen yang mengajar diperguruan tinggi ini agar tetap fokus dan jangan terpancing dan terprovokasi dengan adanya isu-isu yang tidak benar/Hoax,"imbuh Kompol Kuslin.
Sementara itu, Kapolres Cianjur melalui Kassubag Humas Ipda Budi Setyayuda menjelaskan, intruksi untuk para kapolsek yang ada warga Papua di wilayahnya untuk melakukan kunjungan dan memastikan mereka aman.
"Selain itu memberikan jaminan keamanan untuk warga Papua disetiap wilayahnya agar tetap beraktifitas sepeeti biasa,"jelasnya. (Ace)

