MenaraToday.Com - Malang :
Untuk memantapkan pola pengamanan jalur sepeda balap Tour D'Indonesia yang melintasi Kabupaten Malang, Polres Malang melibatkan beberapa instansi pengamanan dijalur yang di lintasi.
Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, melalui Kasat Lantas AKP William Thamrin Simatupang mengatakan ada 241 personel gabungan untuk pengamanan jalur tersebut.
Ditambah lagi adanya bantuan personel dari TNI dan Polsek jajaran serta organisasi Linmas.
Ratusan personel dari Polres dan TNI disebar mulai dari Karangploso hingga perbatasan Malang-Pasuruan di Kecamatan Lawang.
"Kami siapkan pengamanan di daerah-daerah setiap gang yang dilalui peserta balap sepeda. Bahkan kita libatkan anggota Linmas, untuk mempertebal pengamanan jalur perlintasan," kata William, Rabu (21/8/2019).
Menurutnya, ajang balap sepeda yang sebelumnya melintasi Batu untuk menuju Jember yang melintas wilayah hukum Polres Malng itu merupakan tanggung jawabnya. Sehingga, personel dilibatkan untuk pengamanan.
Ia pun juga menyebut, sebanyak ratusan personel yang diterjunkan itu dikerahkan mulai pukul 09.30 Wib. Sebelumnya jalur yang dilintasi oleh peserta balap sepeda ditutup sementara.
Namun sebelumnya, penutupan jalan yang dilakukan Polres Malang telah diberitahukan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Malang melalui pemberitahuan baik itu melalui media maupun
"Sebelumnya kami sudah berkoordinasi dengan sejumlah instansi, terkait pengaturan pengalihan arus lalu lintas. Selain itu kami juga meminta maaf kepada masyarakat yang telah terganggu dengan penutupan jalur sementara ini," ucapnya.
Sementara untuk diketahui, Pembalap dari 22 negara yang tampil di 18 tim peserta Tour de Indonesia 2019 itu akan melewati lima etape berjarak 825,2 kilometer.
Tour de Indonesia 2019 tersebut masuk dalam agenda resmi Federasi Balap Sepeda Dunia (UCI) sekaligus jadi event yang memperebutkan poin by nation menuju Olimpiade Tokyo 2020. (Sofyan)

