MenaraToday.Com – Ambon
Gempa
bumi magnitudo 6,8 yang menggoncang Kota Ambon yang terjadi padi pukul 08.46
Wit mengambil korban jiwa, dimana diketahui 1 orang dikabarkan meninggal dunia
akibat tertimbun longsor di SDN Negeri1 Desa Nania.
Informasi yang diperoleh dari Kadis Pemadam Kebakaran Ambon, Edwin
Pattikawan dalam gempa tersebut 1 orang yang saat ini belum teridentifikasi
identitasnya meninggal dunua akibat longsor dari guncangan gempa terasa III MMI
di Maluku dan sekitarnya.
“Kita sudah melakukan koordinasi dengan Wali Kota Ambon agar
mengerahkan peralatan berat untuk mengevakuasi korban selain itu juga kami mensiagakan
peralatan berat dan mobil pemadam kebakaran untuk mengevakuasi korban” ujar
Pattikawan sembari menyebutkan pasca gempa, masyarakat Ambon dan sekitarnya
mengungsi ke kawasan tinggi karena khawatir terjadinya Tsunami, meskipun BMKG
telah menyebutkan dalam gempa ini tidak menimbulkan Tsunami.” Ujar Pattikawan
Pattikawan juga menyebutkan bahwa tercatat sebanyak 24 kali gempa
susulan dengan magnitudo 6.8 yang berpusat di 40 Km Timur Laut Ambon, Maluku.
43 Km Tenggara Seram bagian barat, 59 Km Barat Daya Maluku, 92 Km Timur Laut
Buru Selatan dan 2.420 Km Timur Laut Jakarta.
“Berdasarkan data BMKG gempa susulan terjadi pada pukul 9.39 Wit
dengan kekuatan Magnitudo 5,6 dengan pusat gempa di kedalaman 10 Km di bawah
laut dan berjarak 18 Km sebelah Timur Laut Ambon dan disini kita menghimbau masyarakat
agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap gempa susulan (Mnt/01 – BMKG)
