MenaraToday.Com – Maluku :
Sebelum
meninjau posko pengungsi, Selasa, 29 Oktober 2019, semalam Presiden Joko Widodo
telah bertemu dengan para kepala daerah di Maluku. Selain Gubernur dan Wakil
Gubernur Maluku, hadir pula 7 bupati dan 1 wali kota se-Maluku dalam pertemuan
tersebut.
Dalam
pertemuan tersebut, Presiden Joko Widodo mendapatkan laporan terkait penanganan
bencana gempa yang melanda wilayah Maluku pada 26 September 2019 lalu. Selain
itu, Presiden juga mendengar aspirasi dari para kepala daerah di Maluku, salah
satunya terkait Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Maluku.
“Ya
tadi malam saya dengan Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur, seluruh bupati dan
wali kota sudah rapat terbatas. Tadi malam jam 9 malam sampai jam 10-an. Yang
disampaikan juga sama seperti yang tadi bapak sampaikan. Intinya bahwa APBD
provinsi ini memang sangat kurang,” ungkap Presiden Joko Widodo saat berdialog
dengan warga di posko pengungsi Universitas Darussalam.
Untuk
menindaklanjuti aspirasi tersebut, Presiden Joko Widodo akan langsung
menghubungi Menteri Keuangan Sri Mulyani. Menurutnya, meskipun dirinya sebagai
Presiden memiliki kewenangan untuk membuat kebijakan soal fiskal, tetapi
pemegang uang negara adalah Menteri Keuangan.
“Jadi
uangnya yang megang Menteri Keuangan, tapi kebijakannya yang memutuskan
Presiden,” imbuhnya.
Presi
Pricillia mengaku bahwa aspirasi serupa sering ia dengar setiap bertemu dengan
kepala daerah. Presiden mengingatkan bahwa Indonesia memiliki 34 provinsi dan
514 kabupaten/kota sehingga APBN pun memiliki keterbatasan.
“Memang
APBN kita juga ada keterbatasan. Tetapi usulan yang tadi disampaikan nanti
siang akan saya telepon langsung kepada Menteri Keuangan untuk bisa memberikan
perhatian yang lebih kepada Provinsi Maluku,” jelasnya.
Keluhan
lainnya yang disampaikan kepada Presiden Joko Widodo yaitu terkait
infrastruktur seperti jalan dan jembatan. Presiden mengakui bahwa keluhan
tersebut datang dari Indonesia bagian timur. Menurutnya, ketimpangan
antarwilayah di Indonesia masih harus diperbaiki.
“Tetapi
sekali lagi, dengan keterbatasan APBN yang ada, nanti akan saya utak-atik
sesuai dengan tadi yang diusulkan. Insyaallah akan segera kita tindak lanjuti,”
tandasnya.
Dalam
pertemuan dengan para kepala daerah semalam, Presiden Joko Widodo didampingi
oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri
Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana
Doni Monardo.(efrizal/tim)

