MenaraToday.com - Banyuwangi :
Diduga mengalami depresi seorang pemuda nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Korban diketahui bernama Anton Wahyudi (23) warga dusun Krajan, RT.06, RW.01,Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu Kabupaten Banyuwangi Jawa -Timur. Ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan leher terjerat tali tampar, di aliran irigasi kebun buah naga milik Ilham warga desa setempat,pada Senin (17/2/2020) kemaren.
Kanit reskrim Polsek Sempu Ipda Didik Suhendi saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.
" Penemuan korban berawal saat pemilik kebun buah naga hendak memupuk tanamannya. Sebelum melakukan pemupukan,ia berkeliling untuk mengecek kondisi kebunnya. Setibanya di TKP, pemilik kebun dikejutkan dengan sesosok pemuda tergeletak di aliran irigasi dengan tali yang masih terjerat di leher Korban. Melihat peristiwa itu, Ilham berteriak minta tolong ke arah pemukiman warga"kata Didik.
Selanjutnya warga melaporkan penemuan jasad korban gantung diri pada Polisi. Saat dilakukan identifikasi, korban mengikatkan tali tampar pada gawang bambu yang ada di kebun buah naga itu. Gawang setinggi dua meter itu,digunakan korban untuk menjerat lehernya sendiri. Tali yang digunakan korban untuk bunuh diri putus dan sisanya masih tertinggal di leher korban.
" Dari hasil pemeriksaan fisik, diduga korban sengaja melakukan bunuh diri,karena terlihat dari ciri-ciri fisiknya. Lidah korban terjulur keluar. Selain itu diperkuat juga dengan adanya cairan sperma yang keluar dari kemaluan korban,” ujarnya
Dari hasil olah TKP Polisi juga mengamankan tali tampar yang diduga digunakan korban untuk gantung diri serta pakaian korban. Pihak keluarga korban ihklas menerima kepergian Anton Wahyudi,serta menolak dilakukan otopsi. Keluarga korban membuat surat pernyataan disertai dengan materai. “Dilihat dari tubuh korban juga tidak ditemukan bekas pukulan maupun tusukan benda tajam. Yang terlihat jelas hanya luka memar di leher akibat kuatnya ikatan tali tampar ,” Imbuh kanit reskrim Polsek Sempu (S.Rifai)

