Call Center0821-6669-1169
Admin IT0821-6787-4402

Ditengah Heboh Covid 19, Syahrial Malah Kumpulkan Ribuan Abang Becak

 


MenaraToday.Com - Tanjung Balai : 

Ditengah gencarnya kampanye social distancing bahkan beberapa daerah memilih lockdown untuk memutus mata rantai pendemi virus Corona atau covid-19 Walikota Tanjungbalai H.M Syahrial malah mengumpulkan ribuan Abang becak di rumah dinasnya,Minggu (29/03/2020).



Himbauan terhadap masyarakat dan pemerintah yang langsung dihimbau oleh  Presiden Ir. Joko widodo yang menginstrusikan kepada masyarat dan mengintruksikan kepada Kapolri Jendral Pol. Idham Azis untuk tidak melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya masa dalam jumlah banyak baik ditempat umum mau pun dilingkungan sendiri  .

Hal itu dituangkan dalam maklumat kapolri no MAK/2/lll/2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus korona atau Covid 19.

PLT kasat Pol PP M.Tahir saat dikonfirmasi awak Media yang berada dilokasi yang sedang bertugas  membenarkan bahwa bukan hanya ratusan Abang becak bahkan mencapai ribuan.

"Kalau saya lihat bukan ratusan abang becak yang datang bahkan hampir mencapai ribuan yang dibantu pak wali".

 Awalnya pak wali memberikan Rp 50000 (lima puluh ribu rupiah) Tapi karena makin banyak, pak wali kurangi menjadi Rp 20000 (dua puluh ribu rupiah) kata Tahir. 

Lanjutnya, abang becak yang warga Tanjungbalai saja yang diberikan dengan menunjukkan KTP kalau warga Asahan tidak diberikan.

Terpisah, Ketua Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Tanjungbalai Fery Fadly menyesalkan sikap Walikota Tanjungbalai yang melakukan kegiatan keramaian dengan mengumpulkan abang  becak dan membagi-bagikan uang pada kondisi negara yang dilanda musibah covid 19.

" Seharusnya jika memang ini bentuk bantuan, tidak mesti melakukan pengumpulan masa abang becak dengan jumlah yang cukup ramai ini. Cukup bentuk tim dan salurkan kerumah-rumah apakah itu berbentuk sembako atau bahkan uang,"Jelas Fery Fadly /Ferdian badi melalui pesan Whatshap

Sementara itu Sekda Kota Tanjungbalai Yusmada Siahaan SH,M.AP membantah adanya pengumpulan ribuan Abang becak .

"Tak ada acara mengumpulkan abang becak, awalnya orang itu  meminta bantuan ke Pak Wali, jadi kata Pak Wali tak ada sebenarnya bantuan tapi dalam keadaan kita sama-sama Saling membantu jadi dibantu lah orang itu RP 20.000 jadi setuju orang itu",Jelasnya.

Lanjut Yusmada, Kegiatan tersebut bukan kegiatan pemko Tanjungbalai melainkan kegiatan pribadi Walikota Tanjungbalai H.M. Syahrial SH.MH.

Menanggapi hal tersebut Anggota DPRD Tanjungbalai Mas Budi Panjaitan,S.Pd.I menyesalkan tindakan  pengumpulan abang becak. 

"Saya tidak tahu pasti alasan dari Walikota mengumpulkan abang becak dirumah dinasnya tersebut. Namun jika alasannya adalah untuk berbagi, sedekah, atau yang sejenis itu. Hendaknya Walikota melakukannya dengan mendatangi rumah-rumah abang becak itu. Bukan malah mengumpulkan mereka di satu titik.  Ini lucu, kita menghimbau orang agar melakukan social distancing atau pembatasan jarak, malah walikota yang mengumpulkan masa. Jangan membuat sesuatu yang memunculkan kekhawatiran pada masyarakat. Saya harap hal-hal seperti ini tidak lagi terjadi dimasa-masa wabah covid 19 ini.

Dijelaskannya lagi Himbauan kami terkait Covid 19 untuk semua pihak.

1. DPR bisa menghimbau agar tempat hiburan dan lainnya benar-benar di tutup. Pengusaha yang tidak mengindahkan himbauan agar ditindak tegas.

2. DPR bisa mendesak pemerintah agar segera mencari solusi untuk menghadirkan masker yang standar serta hand sanitizer. jika perlu lakukan sidak ke apotik-apotik dan cabut izin apotik yang menimbun masker serta menjual masker dengan harga yang tidak wajar.

3. DPR bisa mendesak kepolisian agar segera menangkap orang-orang yang menjual masker secara online dengan harga tidak wajar dan agar masker2 tersebut dijual secara normal pada masyarakat.

4. DPRD bisa mendesak Pemerintah harus menyiapkan dana yang cukup untuk persiapan jika akhirnya Tanjungbalai lockdown.

5. Jika tindakan-tindakan untuk lockdown dan memberikan makanan kepada masyarakat diperlukan, Pemerintah harus siap untuk melaksanakannya dan itu semua harus sudah disiapkan dari sekarang,"Pungkasnya. (MG) 

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !