Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Martin Manurung: Sandiaga Uno Harus Percepat Program Visi Presiden Terkait Danau Toba

Menaratoday.com, JAKARTA:

Presiden Joko Widodo menunjuk mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Wishnutama Kusubandio, Selasa (22/12/2020).

Menanggapi itu, Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Martin Manurung mengingatkan Sandiaga untuk mempercepat visi Presiden Jokowi terkait kawasan wisata super prioritas, yang salah satunya adalah Danau Toba yang berada di daerah pemilihan Martin.

“Saya meminta kepada Menteri Pariwisata yang baru untuk mempercepat visi presiden, secara khusus kawasan Danau Toba,” ucap Martin.

Wakil Ketua Komisi VI ini juga menjelaskan bahwa apa yang sudah dicanangkan Presiden harus segera dikebut. Mengingat sektor pariwisata merupakan salah satu sektor andalan negara untuk memulihkan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, Martin berharap agar Calon Wakil Presiden yang berpasangan dengan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 lalu ini segera mungkin menguasai lapangan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada.

“Agar nanti pada masa saat pandemi Covid-19 ini mulai berakhir, serta tahapan pemulihan ekonomi dimulai, maka kawasan (wisata prioritas) itu sudah siap menangkap peluang-peluang,” pungkas Martin.
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah mencanangkan lima destinasi wisata super prioritas yang akan dikembangkan secara serius. Salah satunya adalah Danau Toba.

Destinasi wisata super prioritas ini merupakan bagian dari program 10 Bali Baru yang dicanangkan Jokowi pada awal periode pertama masa pemerintahannya. Sejauh ini anggaran yang akan dikucurkan untuk pengembangan lima destinasi tersebut mencapai total 9,35 triliun rupiah, dengan anggaran awal sebesar 2,98 triliun rupiah dan anggaran tambahan sebesar 6,36 triliun rupiah.

Hari ini Presiden Jokowi resmi mengumumkan perombakan atau reshuffle kabinet di Istana Negara. Ini merupakan kocok ulang pertama pada periode kedua kepemimpinan Jokowi.

Sejumlah menteri dicopot dan digeser posisinya, ada pula nama-nama yang dikeluarkan dari Kabinet Indonesia Maju.

Tri Risma sebagai Menteri Sosial; Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan; Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama; Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan; Sandiaga Salahudin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif; serta M Luthfi sebagai Menteri Perdagangan. (R01/red)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !