Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Warga Labuan Abaikan PPKM, Kapuskes: Saya Juga Heran

Angga Winata (Kapuskesmas Labuan)


PANDEGLANG, Labuan-Meski kabupaten pandeglang tidak termasuk dalam kabupaten/kota yang wajib menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro diprovinsi banten, namun Satuan Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Pandeglang akan memberikan sanksi tegas bagi warga pelanggar Protokol Kesehatan (Prokes).

Sanksi tersebut akan ditindaklanjuti dalam bentuk instruksi bupati. Demikian ungkap Bupati Pandeglang Hj. Irna Narulita, Rabu (07/07/21).


"inbup itu berisi materi sesuai dengan Undang Undang nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan dan pasal 212 KUHP bagi warga yang melawan petugas. Inbup diputuskan akan diterbitkan setelah satgas melakukan rapat," jelasnya.


Lebih lanjut Irna menyampaikan, instruksi ini harus segera dikeluarkan melihat kondisi peningkatan kasus positif Corona di Pandeglang.


 "Akhir-akhir ini tren kasusnya semakin meningkat, apalagi Kabupaten Pandeglang sebagai daerah penyangga di provinsi banten yang harus turut menekan perkembangan COVID19 di Banten," tuturnya.


Masih kata Irna, ada empat kecamatan di Kabupaten Pandeglang masuk wilayah yang menerapkan PPKM berskala mikro yaitu Kecamatan Cadasari, Kecamatan Pandeglang, Kecamatan Majasari, dan Kecamatan Labuan.


Berdasarkan pantauan tim menaratoday.com dilapangan, pemberlakuan PPKM berskala mikro terlihat kurang begitu efektif, hal itu salah satunya dikecamatan labuan. Dimana warganya masih beraktivitas seperti biasa, bukan hanya itu saja warga juga terlihat abai dalam menerapkan prokes.


Kepala pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Labuan Angga Winata mengakui, bahwa dikecamatan labuan masyarakatanya memang masih banyak yang belum mematuhi PPKM, bahkan banyak juga masyarakat yang tidak memakai masker.


"Padahal angka penyintas Covid dikecamatan labuan setiap harinya terus mengalami peningkatan, namun entah kenapa warga disini terlihat biasa saja bahkan abai prokes, saya juga bingung," tukasnya.


Angga menghimbau, kepada seluruh masyarakat dikecamatan labuan agar patuhi PPKM yang saat ini tengah diberlakukan dan terapkan prokes dalam kesehariannya.


Sementara itu, ketika ditanya mengenai banyaknya toko obat (Apotik) dilabuan yang kompak tutup selama beberapa hari apakah dampak dari PPKM? Angga terkejut, karena dirinya baru mengetahui hal itu dari media.



ILA

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !