Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Heboh, Warga Pandeglang Nyaris Jadi Korban Penipu Yang Mengaku Bupati

Dokumen diambil dari ig @pemkab_pandeglang


Menaratoday.com PANDEGLANG-Setelah sebelumnya akun medsos Wakil Bupati Pandeglang H. Tanto Warsono Arban menjadi korban keisengan oknum tak bertanggung jawab dengan modus menawarkan proyek dan meminta sejumlah uang, kini kejadian serupa terulang, kali ini Bupati pandeglang Hj. Irna Narulita yang dicatut.  

Modusnya, si pelaku mengaku Bupati pandeglang dengan mengirim pesan singkat WA dengan menggunakan nomor 0831 2295 5675. 

Karena khawatir akan memakan korban, pemerintah kabupaten pandeglang memberikan himbauan melalui akun resmi @pemkab_pandeglang pada selasa 28 September 2021 pada pukul 11.00 wib dengan #penipu #waspadapenipu dalam akun tersebut juga menyebut (mention) @polrespandeglang. 

"Jika masyarakat mendapatkan pesan dari akun whatsapp dengan nomor 0831 2295 5675, masyarakat diminta untuk mengabaikan pesan tersebut, karena nomor itu dipastikan bukan nomor Bupati Pandeglang," demikian dikatakan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Pandeglang Tubagus Nandar Suptandar.

Nandar juga berpesan, jika masyarakat dikirimkan pesan oleh nomor tersebut dengan berbagai modus penipuan, masyarakat diminta untuk segera melaporkan kepada aparat kepolisian setempat.

"Jika dihubungi tolong abaikan atau laporkan kepada aparat setempat," tutur Nandar.

Sementara itu, salah satu warga Pandeglang Apin Suryadi justru mengaku nyaris jadi korban oleh orang yang mengaku Bupati Pandeglang dengan menggunakan nomor WhatsApp tersebut diatas.

"Pantesan..saya kira itu beneran dari ibu bupati,  karena nomor tersebut sempat mengirim pesan WA dan meminta sejumlah uang dengan modus untuk pembangunan yayasan di Tangerang katanya," ucap Apin.

Apin, mengaku hampir tertipu lantaran nomor tersebut menggunakan foto profil Bupati Pandeglang Hj. Irna Narulita.  

"Nyaris tertipu, orang itu ngaku akan transfer uang sebesar Rp. 5 juta, tapi anehnga saya harus transfer duluan sebesar Rp. 2,5 juta ke yayasan di Tanggerang yang dia sebutkan, ketika saya mau transfer orangnya malah mendadak tidak bisa dihubungi. Awalnya, saya Percaya karena pas dilihat foto profil di WA nya ibu Bupati irna" akunya. (ila)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !