MenaraToday.Com - Pandeglang :
Sebanyak 374 siswa di sekolah menengah pertama (SMP) Negeri 2 Labuan ikuti masa orientasi pramuka (MOP) Gugus Depan: 15.103/15.105. Senin (4/8/2025), bertempat di lapangan SMPN 2 Labuan, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Perlu diketahui, Penggalang adalah tingkatan kedua dalam Gerakan Pramuka, diperuntukkan bagi anggota berusia 11-15 tahun. Nama "Penggalang" diambil dari semangat menggalang persatuan dan kekuatan, layaknya perjuangan pemuda Indonesia dalam meraih kemerdekaan. Satuan terkecil dalam Pramuka Penggalang adalah Regu, yang terdiri dari 6-8 anggota, dan beberapa regu membentuk Pasukan Penggalang.
Nurofiqoh, S.Pd, Kakak Pembina penggalang Putri mengatakan, para peserta yang mengikuti kegiatan masa orientasi pramuka pada hari ini merupakan siswa baru yang dinyatakan berhasil masuk ke SMPN 2 Labuan.
"Total siswa baru yang masuk di SMPN 2 Labuan berjumlah 396 siswa, sementara yang ikut dalam kegiatan MOP kali ini tidak seluruhnya, ada yang izin sekitar 22 orang dengan alasan sakit/keperluan keluarga, bahkan ada juga yang karena gak punya bekal, tapi untuk alasan yang terakhir kami persilahkan untuk tetap ikut dengan catatan orang tua murid datang ke sekolah jika memang benar kami dari pihak sekolah menanggung keperluan si anak selama kegiatan yang penting ada buat beli es aja disini. Tidak apa-apa jika memang tidak bisa ikut di tahun ini ada pengecualian dan dibolehkan, hanya saja nanti di tahun depan mereka harus ikut," kata Nurofiqoh kepada menaratoday.com. Senin (4/8/2025).
Nurofiqoh menyampaikan, masa orientasi pramuka ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh sekolah setiap tahun sebagai ajang tradisi atau kebiasaan dalam menyambut siswa baru dengan mengadakan kegiatan kepramukaan.
"Ini sebetulnya tradisi sekolah yang rutin diadakan setiap tahun sebagai bentuk penerimaan terhadap para siswa baru dengan kegiatan pramuka seperti ini," ujarnya.
Sementara itu, Ade Mulyadi, SE, Kakak Pembina Laki-laki menambahkan, bahwa kegiatan ini sangat tepat karena mengajarkan anak-anak tentang kedisplinan, kemandirian, menambah wawasan dan kepekaan akan lingkungan kemasyarakatan.
"Disamping mengenal pramuka di SMPN 2 Labuan, anak-anak juga diharapkan mampu menjadi pribadi yang berkarakter, mandiri, kreatif, cinta lingkungan dan cinta negara," ucapnya.
Lanjut Ade, kegiatan MOP dilakukan selama tiga hari, dimulai pada 4 Agustus 2025 hingga Rabu 6 Agustus 2025, bertempat di lapangan SMPN 2 Labuan, dengan berbagai agenda kegiatan mulai dari pembekalan materi hingga jelajah alam.
"Kegiatannya selama tiga hari mulai hari ini (Senin) hingga Rabu nanti dengan berbagai kegiatan, para peserta akan diberikan sejumlah materi oleh para narasumber, diantaranya dari badan SAR (Safe And Resque) nasional (BASARNAS). Dilanjut dengan jelajah alam, malam terakhir seperti biasa ada api unggun, besok paginya dilanjut dengan prosesi pelantikan dan persiapan untuk pulang ke rumah masing-masing," jelasnya.
Ade menyampaikan, kegiatan ini sangat bagus karena dapat membentuk karakter, mental, sifat, kemandirian dan pendidikan lainnya.
"Intinya dalam MOP ini yang penting anak-anak have fun, gembira dan tertarik pada kegiatan kepramukaan," pungkasnya. (ILA)
