MenaraToday.Com - Pandeglang :
Setelah sempat tertunda pada 25 Agustus 2025 akibat situasi yang kurang kondusif, pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan Buku Tabungan (Butab) bagi ribuan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Labuan kembali dilanjutkan. Kali ini, mekanisme pembagian dilakukan langsung di masing-masing desa untuk memastikan ketertiban.
Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Pandeglang, Sulaeman Afandi, memastikan proses distribusi berjalan lancar di sejumlah titik, seperti Desa Caringin dan Rancatereup.
“Ini jadwal lanjutan dari tanggal 25 Agustus dan hari ini merupakan jadwal terakhir untuk distribusi, yaitu di Kecamatan Pulosari dan Labuan karena sebelumnya sempat ada beberapa desa yang tertunda,” ujar Sulaeman kepada menaratoday.com, Kamis (4/9/2025).
Menurutnya, sistem distribusi di beberapa titik dalam satu kecamatan terbukti membuat pelaksanaan lebih tertib dan kondusif. Bahkan di Desa Teluk, yang memiliki jumlah penerima terbanyak, seluruh proses rampung pada pukul 15.00 WIB.
“Alhamdulillah, dari dua titik yang saya monitoring langsung, pelaksanaan distribusi berjalan lancar. Untuk Desa Teluk saja yang jumlahnya lebih besar, pada pukul 15.00 tadi sudah selesai pendistribusian KKS dan Butabnya,” tuturnya.
Sulaeman juga mengingatkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar tidak terburu-buru menggunakan KKS maupun Butab yang telah diterima.
“Saya menghimbau kepada KPM yang menerima Butab dan KKS jangan dulu digunakan. Tunggu informasi selanjutnya dari pendamping, karena Butab dan KKS yang diterima hari ini belum diaktivasi dan belum ada isinya,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa KPM yang berhalangan hadir sesuai jadwal akan dijadwalkan kembali usai rekapitulasi distribusi selesai dilakukan.
“Akan kami informasikan bagi KPM yang pada hari ini berhalangan hadir. Sementara untuk jumlah KKS dan Butab yang terdistribusikan masih dalam proses rekap oleh teman-teman di lapangan. Setelah ini beres akan dijadwalkan kembali,” jelasnya.
Dengan mekanisme ini, Sulaeman berharap penyaluran bantuan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Penyaluran menjadi lebih efektif dan proses penyalurannya tepat sasaran sesuai dengan keinginan kami,” ucapnya.
Sunaenah, salah satu KPM menyampaikan, proses pengambilan KKS dan Butab kali ini dirasa lebih mudah dan cepat.
"Iya lebih enakan kayak gini, ngambilnya ke kantor desa masing-masing lebih cepet gak kayak sebelumnya kami harus ngantri dan berdesak-desakan karena dibagiin nya di satu lokasi sementara yang ngambilnya ribuan," pungkasnya. (ILA)
