MenaraToday.Com - Medan :
Sebanyak 1.030 personel Polda Sumut dikerahkan untuk melakukan penangan dampak bencana banjir di 12 Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara.
Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto melalui Kabid Humas Kombes Pol Ferry Walintukan menyebutkan bahwa personel yang dikerahkan merupakan petugas gabungan dari Satgas Daerah, Direktorat Samapta, Satuan Brimob, bidang TIK, dan Bidang Dokkes,
" Personel yang terlibat disebar ke seluruh titik bencana untuk melakukan antara lain pendataan lokasi bencana, evakuasi warga terdampak, pendirian posko darurat dan penyaluran bantuan. Dimana tindakan ini berkolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan lembaga terkait terus bergerak bersama masyarakat untuk mempercepat penanganan.
"Kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi kunci percepatan penyelamatan,” ucapnya. Kamis (27/11/2025).
Ferry mengatakan bencana dengan dampak terbesar tercatat di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kota Sibolga, dan Kabupaten Mandailing Natal.
Ia mengatakan beberapa wilayah mengalami longsor hingga puluhan titik serta banjir yang merendam permukiman dengan ketinggian air mencapai satu meter.
Polda Sumut menyiapkan pengiriman bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak di wilayah Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Sibolga.
"Bantuan berupa makanan siap saji, selimut, logistik kebutuhan dasar, obat-obatan hingga perlengkapan evakuasi," tutur Ferry.
Mengantisipasi bencana susulan, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama yang bermukim di daerah rawan longsor dan bantaran sungai.
“Kami meminta masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Bila situasi mengancam keselamatan, segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman atau menuju posko darurat terdekat,” katanya. (***)
