MenaraToday.Com - Pandeglang :
Suasana hangat dan penuh semangat kekeluargaan menyelimuti Gedung Cabang PGRI Kecamatan Bojong, Senin (10/11/2025). Ratusan guru dari berbagai satuan pendidikan berkumpul untuk menghadiri Konferensi Cabang XXIII Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Bojong periode 2025–2030.
Acara yang berlangsung sejak pagi ini menjadi momentum penting bagi para pendidik di Kecamatan Bojong untuk menentukan arah baru organisasi profesi guru terbesar di Indonesia itu. Turut hadir Ketua PGRI Kabupaten Pandeglang, Sutoto, beserta jajaran pengurus kabupaten, serta para kepala sekolah, guru, dan tokoh pendidikan di wilayah tersebut.
Dalam laporannya, Ketua Pelaksana M. Topan Subhi menjelaskan bahwa konferensi kali ini difokuskan pada pemilihan pengurus baru, khususnya Ketua dan Wakil Ketua PGRI Kecamatan Bojong periode 2025–2030.
“Untuk posisi Ketua terdapat empat calon, terdiri atas tiga perempuan dan satu laki-laki. Tiga di antaranya berasal dari pengurus cabang, sementara satu lainnya dari anggota biasa,” ujar Topan.
Sementara itu, untuk posisi Wakil Ketua, tercatat lebih dari 20 calon yang masih dalam bursa pencalonan. Proses pemilihan dilakukan dengan mekanisme konfirmasi kesiapan calon oleh pimpinan sidang dari PGRI Kabupaten Pandeglang.
“Para calon akan dikonfirmasi langsung saat pemilihan. Mereka diberi kesempatan untuk menyatakan kesediaan melanjutkan pencalonan atau mengundurkan diri, tergantung kesiapan masing-masing,” tambah Topan.
Lebih dari sekadar pergantian kepengurusan, konferensi ini diharapkan menjadi wadah refleksi dan konsolidasi bagi seluruh anggota PGRI untuk memperkuat peran organisasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Topan menegaskan, kepemimpinan baru yang akan terpilih diharapkan mampu membawa semangat visioner, berintegritas tinggi, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
“Kami ingin PGRI Bojong semakin kuat dalam menjalankan perannya meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Bojong dan Pandeglang secara umum,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, memberikan apresiasi atas terselenggaranya konferensi tersebut. Ia menilai PGRI merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing.
“PGRI memiliki peran penting dalam mencetak generasi penerus bangsa. Melalui konferensi ini, mari kita jadikan momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para pendidik demi kemajuan pendidikan di Pandeglang,” ungkapnya.
Iing juga berharap kepengurusan baru PGRI Bojong nantinya dapat bekerja secara solid, profesional, dan inovatif, serta menjadi teladan bagi organisasi guru di kecamatan lain.
Konferensi Cabang XXIII PGRI Kecamatan Bojong ini pun tidak hanya menjadi forum formal, tetapi juga ajang silaturahmi dan penyemangat baru bagi para guru untuk terus mengabdi dan berkontribusi dalam dunia pendidikan. (ILA)
