MenaraToday.Com - Pandeglang :
Setelah hampir dua pekan dinyatakan hilang, H. Eman Suherman (73), warga Kampung Muncang, Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Kabar bahagia ini disampaikan langsung oleh sang anak, Agus Saefullah, pada Rabu (12/11/2025).
“Alhamdulillah, Bapak udah ketemu, tadi sore sekitar pukul 16.30 WIB. Semua berkat kebaikan sepasang suami istri di Karawang yang mengamankan Bapak di sana,” ujar Agus dengan suara haru saat dihubungi menaratoday.com.
Agus menceritakan, informasi mengenai keberadaan ayahnya pertama kali diterima dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karawang.
“Dik ontek sama rumah singgah Dinsos Karawang yang sebelumnya mendapat laporan dari warga yang mengamankan Bapak. Begitu tahu kabar itu, kedua saudara perempuan saya, Irna dan Nita, langsung berangkat dari Bekasi menuju Karawang untuk memastikan,” jelasnya.
Sesampainya di lokasi, keluarga memastikan bahwa lansia yang diamankan warga tersebut benar adalah H. Eman Suherman, sosok ayah yang selama dua pekan terakhir mereka cari-cari.
“Alhamdulillah, betul itu Bapak saya. Kondisinya sehat, tidak kurang suatu apa pun. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, terutama masyarakat dan pihak Dinsos yang tidak henti-hentinya melakukan pencarian,” tutur Agus penuh syukur
Satgas Rumah Dinsos Kabupaten Karawang, Ade Daniah, menjelaskan bahwa H. Eman ditemukan di wilayah pergudangan Bintang Alam, Kecamatan Telukjambe Timur, sekitar pukul 17.00 WIB.
“Yang menemukan adalah seorang guru bernama Pak Kiki dan satu orang perempuan yang kebetulan lagi mencari orang hilang juga. Proses penemuan ini cukup unik, karena orang yang menemukan Pak Haji Eman ini sebenarnya juga sedang mencari orang tuanya yang hilang dengan ciri-ciri yang mirip dengan Pak Haji Eman,” ungkap Ade.
Setelah ditemukan, H. Eman langsung dibawa ke rumah singgah Dinsos setempat untuk mendapatkan perawatan sementara.
“Keluarga sudah kami hubungi, dan saat ini mereka sudah bersama Pak Haji di rumah singgah, menunggu kendaraan untuk pulang ke Banten,” tambahnya.
Ade juga mengungkapkan bahwa keberhasilan pencarian ini tidak lepas dari peran aktif para relawan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).
“Sejak awal kami optimistis Pak Haji akan ditemukan. Selain menyebarkan informasi orang hilang, kami juga melakukan pencarian langsung di lapangan dengan melibatkan PSM. Di Karawang sendiri ada 927 personel PSM,” kata Ade.
Bagi keluarga besar H. Eman, pertemuan ini menjadi momen penuh haru setelah hari-hari panjang dipenuhi kecemasan.
“Ini jadi pelajaran berharga bagi kami semua untuk lebih memperhatikan orang tua, terutama yang sudah lanjut usia. Terima kasih kepada warga Karawang dan semua pihak yang tulus membantu,” ucap Agus.
Kisah H. Eman menjadi bukti bahwa solidaritas dan kepedulian sosial masih hidup di tengah masyarakat. Di usia senja, beliau tak hanya ditemukan selamat, tapi juga menjadi pengingat bahwa kebaikan selalu punya jalan untuk mempertemukan yang hilang dengan yang dicintai. (ILA)
