Banten Bidik 350 Ribu Wisatawan di Libur Nataru 2025 - 2026

MenaraToday.Com - Pandeglang :

Pemerintah Provinsi Banten optimistis sektor pariwisata akan mengalami lonjakan signifikan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Melalui Dinas Pariwisata (Dispar), Pemprov Banten menargetkan sebanyak 350 ribu kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi unggulan di wilayah Banten. Target tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susianti, saat mendampingi Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Republik Indonesia dalam kunjungan kerja ke Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Rabu (24/12/2025).

Menurut Eli, momentum libur Nataru menjadi peluang besar untuk mendorong pergerakan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah. Namun, pencapaian target tersebut membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak.

“"Pada tahun lalu, kita mencapai 250 ribu sekian, tahun ini kami menargetkan sekitar 350.000 kunjungan wisatawan selama libur Nataru. Untuk mencapainya, tentu dibutuhkan sinergi antara pemerintah, pengelola destinasi wisata, pelaku usaha, hingga dukungan dari rekan-rekan media,” ujar Eli.

Ia menjelaskan, kunjungan Wamenpar RI ke Pantai Carita menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap kesiapan destinasi wisata di Banten.

“Kunjungan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan destinasi wisata siap menyambut wisatawan. Keamanan dan kenyamanan menjadi prioritas agar wisatawan merasa tenang berlibur di Banten,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dispar Provinsi Banten juga telah melakukan koordinasi intensif dengan pengelola wisata, perusahaan, serta institusi pendidikan. Hal ini seiring dengan dimulainya masa cuti bersama dan libur sekolah.

“Kami sudah mengagendakan kegiatan pemantauan mulai 25 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 dengan turun langsung ke lokasi-lokasi wisata di Banten untuk memastikan kondisi tetap aman. Selain itu, kami juga terus melakukan promosi dan mengajak masyarakat untuk berlibur di Banten saja,” tuturnya.

Eli juga menekankan kesiapan seluruh pelaku wisata dalam menyambut wisatawan. Koordinasi dengan berbagai instansi pun dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung

"Jadi kita semua bersiap siaga, berkoordinasi dengan seluruh pihak, baik dari pusat, provinsi, kabupaten, maupun mitra-mitra pariwisata. Mulai dari Dinas Perhubungan, BPBD, Balawista, Pokdarwis, hingga para pengelola usaha," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang, Rahmat Zultika, menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Pandeglang telah mengambil langkah antisipatif guna menciptakan suasana liburan yang aman dan nyaman bagi wisatawan.

“Bupati Pandeglang sebelumnya sudah melakukan koordinasi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait. Ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari surat edaran kementerian agar libur Nataru berjalan aman dan kondusif,” kata Rahmat.

Ia menambahkan, Pemkab Pandeglang juga telah mengedarkan surat imbauan kepada para pengelola wisata untuk meningkatkan aspek keselamatan, salah satunya dengan pemasangan rambu-rambu peringatan di kawasan wisata.

“Upaya ini adalah bagian dari komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan selama berlibur di Pandeglang,” ucapnya. (ILA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama