MenaraToday.Com - Malang :
Suasana duka yang mendalam menyelimuti keluarga Almarhumah Siti Khotimah warga Desa Palakan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang yang merupakan korban kebakaran yang terjadi di kompleks hunian Wak Fuk Court di Tai Po, Hongkong pada tanggal 26 November 2025 yang lalu.
Jenazah Buruh Migran Indonesia (BMI) asal Kabupaten Malang, Jawa Timur ini tiba dirumah duka, Rabu (24/12/2025), sekira pukul 23.00 Wib. Pihak keluarga yang menerima jenazah korban tidak mampu membendung tangis, suasana duka yang mendalam tak lagi dapat dibendung.
Almarhumah dikenal sebagai sosok ibu yang gigih dan penuh pengorbanan demi masa depan anak-anaknya. Kepergian beliau meninggalkan luka mendalam, terlebih karena almarhumah meninggalkan dua orang anak yang masih menempuh pendidikan.
Anak pertama almarhumah saat ini duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), sementara anak kedua masih bersekolah di Sekolah Dasar (SD). Kedua anak tersebut kini harus menjalani hidup tanpa sosok ibu yang selama ini menjadi tulang punggung dan sandaran keluarga.
Pihak keluarga berharap adanya perhatian dan doa dari masyarakat atas musibah yang menimpa almarhumah. Mereka juga berharap hak-hak almarhumah dapat berjalan dengan lancar.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhumah, mengampuni segala dosa-dosanya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” ujar salah satu kerabat keluarga.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan beratnya risiko yang dihadapi para pekerja migran Indonesia di luar negeri, sekaligus menjadi duka bersama bagi masyarakat Kabupaten Malang jawa Timur. (Bonong)

