Musrenbangdes Sukamaju Labuan Diwarnai Aksi Protes RT RW

MenaraToday.Com - Pandeglang :

Pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Desa Sukamaju, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, diwarnai aksi protes dari sejumlah RT dan RW yang mengancam mundur jika dana insentif mengalami pemangkasan. Jumat (23/1/2026).

Musrenbangdes tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan di sembilan desa se-Kecamatan Labuan. Sebelumnya, kegiatan serupa telah digelar di Desa Banyu Mekar pada Kamis (22/1/2026), sementara tujuh desa lainnya dijadwalkan menyusul pekan depan.

Musrenbangdes dihadiri oleh Kasie Pembangunan Kecamatan Labuan, Kepala Puskesmas Labuan, Pendamping Desa, BPD, aparatur desa, kader Posyandu, tokoh masyarakat, serta unsur RT dan RW.

Kepala Desa Sukamaju, Ucu Suhandi, mengatakan bahwa forum kali ini didominasi pembahasan soal insentif, menyusul pemangkasan Dana Desa (DD) tahun 2026 yang cukup signifikan.

“Dana Desa tahun ini tiap desa hanya sekitar Rp300 jutaan dan sudah ditentukan peruntukannya. Akibatnya, insentif RT/RW terancam, sehingga tadi ada yang sampai mengancam membubarkan diri. Total keseluruhan ada 24 RT/RW didesa," ujarnya.

Ia menambahkan, pemangkasan anggaran juga berdampak pada insentif kepala desa dan perangkat desa.

“Insentif kepala desa hanya sekitar Rp1,6 juta, staf juga hampir sama. Ini tentu memberatkan,” tambahnya. 

Sementara itu, Kasi Pembangunan Kecamatan Labuan, Dedeh Herawatie, SE, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musrenbangdes seharusnya digelar dua desa per hari. Namun, beberapa desa belum siap.

“Kemarin seharusnya Desa Banyu Mekar dan Desa Labuan, tapi Desa Labuan belum siap. Hari ini juga seharusnya Sukamaju dan Banyubiru, namun Banyubiru belum bisa, jadi hanya satu desa,” jelas Dedeh. (ILA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama