MenaraToday.Com - Pandeglang :
Hujan belum benar-benar reda ketika rombongan kendaraan dinas memasuki Kecamatan Patia, Selasa (13/1/2026). Di kanan-kiri jalan, genangan masih tampak menyisakan jejak luapan sungai yang sehari sebelumnya merendam permukiman warga. Di titik pengungsian sederhana, beberapa anak duduk berdekatan dengan orang tuanya, sementara relawan hilir mudik menyalurkan bantuan.
Di lokasi inilah Bupati Pandeglang Hj. Raden Dewi Setiani, hadir langsung menyapa warga terdampak banjir. Kehadiran bupati tidak sekadar meninjau, tetapi juga menjadi wujud kepedulian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk memastikan kondisi serta kebutuhan masyarakat terdampak tertangani dengan baik.
Di sela-sela kunjungannya, Bupati Pandeglang menyampaikan keprihatinannya atas musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah bergerak cepat bersama seluruh perangkat daerah, TNI, Polri, serta relawan untuk membantu warga.
“Kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan kondisi warga terdampak banjir. Pemerintah daerah tidak tinggal diam, kami terus berupaya memberikan bantuan dan penanganan secepat mungkin agar beban masyarakat bisa berkurang,” ujar Dewi.
Menurutnya, keselamatan dan kesehatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana. Bupati juga menginstruksikan agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sigap dalam memberikan pelayanan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.
“Saya minta kepada seluruh perangkat daerah untuk terus siaga, pastikan kebutuhan dasar warga seperti makanan, air bersih, layanan kesehatan, dan tempat pengungsian terpenuhi dengan baik. Jangan sampai ada warga yang terlewat dari perhatian,” tegasnya.
Di beberapa tenda pengungsian yang dikunjunginya, Dewi menyempatkan berbincang dengan warga, menanyakan kondisi kesehatan hingga kebutuhan mendesak yang mereka perlukan. Sebagian warga berharap bantuan logistik terus mengalir, sementara lainnya meminta percepatan normalisasi aliran air agar dapat kembali ke rumah.
Dewi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi. Ia meminta warga agar mengikuti arahan petugas di lapangan dan segera melapor jika kondisi air kembali meningkat.
“Kita harus saling menjaga dan saling mengingatkan. Jika terjadi peningkatan debit air, segera laporkan kepada petugas agar dapat segera ditangani. Keselamatan masyarakat adalah yang utama,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, Riza Ahmad Kurmiawan, menjelaskan bahwa banjir disebabkan oleh curah hujan dengan intensitas cukup tinggi di sejumlah wilayah.
"Kondisi tersebut menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga," tandasnya. (ILA)
