MenaraToday.Com - Pandeglang :
Suasana aula Gedung Koperasi Hikmah Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, tampak berbeda pada Sabtu (14/2/2026). Ratusan kursi tersusun rapi, para orang tua siswa SDN Kalang Anyar 01 duduk berdampingan, menyimak dengan serius setiap paparan yang disampaikan narasumber. Lebih dari 160 wali murid hadir dalam Seminar Parenting bertema “Bijak Gadget, Kuatkan Karakter Anak Selama Bulan Ramadhan”.
Di tengah derasnya arus digitalisasi, sekolah dasar negeri yang berada di Desa Kalanganyar, Kecamatan Labuan, ini memilih untuk tidak tinggal diam. Momentum menyambut bulan suci Ramadhan dijadikan ruang refleksi bersama: bagaimana mendampingi anak di era gadget tanpa kehilangan nilai-nilai karakter.
Kepala SDN Kalanganyar 01, Sanwani, S.Pd., menegaskan bahwa tantangan orang tua hari ini jauh berbeda dibandingkan masa sebelumnya. Gadget bukan lagi barang asing, melainkan bagian dari keseharian anak.
“Di tengah perkembangan zaman, penting bagi orang tua untuk mengenal dan memahami fungsi juga risiko negatif gadget,” ujarnya kepada menaratoday.com.
Menurutnya, Ramadhan menjadi waktu yang krusial. Banyaknya hari libur dan waktu luang kerap membuat anak lebih sering memegang handphone. Tanpa pengawasan, penggunaan gadget bisa berlebihan dan berdampak pada perilaku, kedisiplinan, hingga kualitas ibadah anak.
"Untuk itu, pihak sekolah menghadirkan narasumber seorang psikolog yang memberikan pemahaman tentang pola asuh digital. Para orang tua diajak memahami batasan penggunaan gadget, pentingnya komunikasi terbuka dengan anak, serta cara membangun kesepakatan bersama di rumah," ungkap Sanwani.
Bagi SDN Kalanganyar 01, lanjutnya, seminar ini bukan sekadar agenda seremonial menyambut Ramadhan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara sekolah dan orang tua dalam membangun karakter anak yang kuat, mandiri, dan bertanggung jawab.
"Saya berpesan agar para orang tua tidak melepas anak begitu saja dalam penggunaan gadget. Tetap awasi dan dampingi. Banyak bahaya yang mengintai jika anak dibiarkan tanpa kontrol,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, SDN Kalanganyar 01 berharap Ramadhan tidak hanya menjadi bulan penuh ibadah, tetapi juga momentum memperkuat nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kebijaksanaan dalam memanfaatkan teknologi.
"Sebab di tangan orang tua yang sadar dan peduli, gadget bukan ancaman, melainkan sarana pembelajaran yang tepat guna," tutupnya. (ILA)
