MenaraToday.Com - Pandeglang :
Sebanyak 377 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Pandeglang. Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 yang digelar di halaman Mapolres Pandeglang, Kamis (12/3/2026). Ratusan personel berseragam dari berbagai instansi berdiri rapi mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026.
Apel yang dilaksanakan oleh Kepolisian Resor Pandeglang ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pandeglang, Dhyno Indra Setyadi. Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur pemerintah daerah serta Komandan Kodim 0601 Pandeglang bersama sejumlah instansi terkait.
Selain personel kepolisian, apel juga melibatkan unsur Tentara Nasional Indonesia, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebagai bagian dari pengamanan terpadu selama masa Lebaran.
Kapolres Pandeglang AKBP Dhyno Indra Setyadi mengatakan apel gelar pasukan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta sinergitas antar instansi sebelum operasi dimulai.
“Melalui apel gelar pasukan ini, kita memastikan kesiapan seluruh personel maupun sarana prasarana yang akan digunakan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Diharapkan seluruh rangkaian pengamanan dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya.
Dalam operasi terpusat tersebut, lanjut Dhyno, sebanyak 377 personel gabungan akan diterjunkan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
"Sebelum operasi dimulai, pengamanan telah diawali melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada 9–12 Maret 2026," ujarnya.
Setelah Operasi Ketupat berakhir, pengamanan juga akan dilanjutkan melalui kegiatan pascaoperasi pada 26 hingga 29 Maret 2026 guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Untuk mendukung pelaksanaan operasi, masih kata Dhyno, Polres Pandeglang menyiapkan lima pos pengamanan di sejumlah titik strategis wilayah Kabupaten Pandeglang. Pos tersebut terdiri dari tiga Pos Pengamanan (Pos Pam), satu Pos Pelayanan (Pos Yan), dan satu Pos Terpadu.
"Pos-pos tersebut akan difokuskan pada jalur yang berpotensi mengalami kerawanan seperti kemacetan lalu lintas, kecelakaan, tindak kriminalitas, hingga potensi bencana alam. Selain itu, pengamanan juga dilakukan di pusat keramaian masyarakat, tempat ibadah, terminal, serta objek wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas selama libur Lebaran," jelasnya.
Melalui pengamanan terpadu ini, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dan merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan nyaman. (ILA)
