MenaraToday.Com - Pandeglang :
Di sudut Kampung di Desa Semurbatu dan Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, harapan baru mulai tumbuh bagi sebagian warga. Rumah yang sebelumnya berdinding rapuh, beratap bocor, dan jauh dari kata layak, perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi warga yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak.
Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, menegaskan bahwa program RTLH bukan sekadar pembangunan fisik rumah, tetapi juga upaya menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat mendampingi Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, melakukan monitoring program bantuan RTLH di Kecamatan Cikeusik, pada Kamis (12/3/2026).
Menurut Dewi, rumah yang layak merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi setiap keluarga. Dengan adanya program RTLH, masyarakat diharapkan dapat tinggal di rumah yang lebih sehat, aman, dan nyaman.
“Program RTLH ini sangat membantu masyarakat. Kami berharap dengan adanya bantuan ini warga bisa memiliki rumah yang lebih layak sehingga kualitas hidupnya juga meningkat,” ujarnya.
Dukungan dari Pemerintah Provinsi Banten juga menjadi bagian penting dalam keberhasilan program tersebut. Pemerintah provinsi terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di berbagai wilayah.
Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, menegaskan bahwa program RTLH merupakan salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengurangi angka kemiskinan, khususnya di daerah seperti Pandeglang.
“Rumah yang layak adalah kebutuhan dasar. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat bisa tinggal dengan lebih aman dan nyaman,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Pandeglang dan Wakil Gubernur Banten tidak hanya meninjau kondisi rumah penerima bantuan, tetapi juga berdialog langsung dengan warga. Mereka mendengarkan cerita, harapan, serta memastikan bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.
Bagi warga penerima bantuan, program RTLH bukan sekadar renovasi rumah. Lebih dari itu, program ini menjadi simbol perhatian pemerintah dan harapan akan kehidupan yang lebih baik di masa depan. (ILA)
