Kenapa Sambungan Struktur Bisa Retak? Ini Penyebabnya


Retak pada struktur bangunan seringkali dijumpai dan harus segera diatasi agar tidak berubah menjadi kerusakan yang lebih parah. Semen grouting umumnya digunakan dalam kondisi ini sebagai penutup retak.

Material ini bisa membantu menghilangkan celah pada retak dan mengembalikan kekuatan struktur seperti semula. Melalui pemeliharaan yang tepat, nantinya kekuatan struktur akan kembali terawat dengan baik.

Penyebab Sambungan Struktur Mengalami Keretakan

Pembuatan struktur bangunan tentu saja melalui proses yang tidak mudah. Ada tahap persiapan dan perhitungan yang matang hingga eksekusi yang rapi.

Namun meskipun sudah diperhitungkan dengan baik, tetap saja bisa muncul adanya retak pada sambungan struktur. Tentu hal ini tidak terjadi begitu saja melainkan ada faktor penyebab yang berpengaruh.

Berikut adalah beberapa penyebab keretakan yang muncul pada sambungan struktur bangunan.

       Terjadinya Pergerakan pada Tanah

Permukaan tanah memang tidak selalu stabil. Ada kalanya terjadi pergerakan atau pergeseran pada tanah dan hal ini bisa menyebabkan munculnya retak sambungan.

Tentu ini tidak bisa dibiarkan begitu saja karena retak tersebut bisa muncul kecil lalu seiring waktu bertambah besar. Jadi memang harus ada material yang bisa menutup retak tersebut dengan kuat.

Jika nantinya terjadi pergerakan tanah lagi maka pengaplikasian berulang dapat dilakukan. Pastikan melakukan pemeriksaan berkala agar tahu apakah muncul retak atau tidak.

       Beban yang Berlebihan

Retak pada sambungan juga bisa muncul ketika struktur menerima beban yang berlebihan. Biasanya struktur bangunan memiliki kapasitas beban tersendiri dan jika menerima lebih dari kapasitas maka akan ada dampaknya.

Salah satunya adalah muncul retak di bagian sambungan struktur. Retak ini bisa bertambah besar jika tidak diatasi dan beban terus diterima oleh struktur.

Penting sekali untuk memastikan perencanaan struktur bangunan dan kapasitas bebannya. Pastikan bangunan tidak menerima beban berlebih apalagi untuk jangka waktu panjang.

       Terjadinya Penyusutan pada Beton

Penyusutan adalah sebuah proses yang kemungkinan besar terjadi pada struktur beton atau bangunan. Apalagi jika jenis bahan yang dipakai tidak berkualitas dan penyusutannya cukup besar.

Penyusutan ini juga bisa dipengaruhi oleh cuaca sehingga sukit diprediksi. Hal yang bisa dilakukan adalah segera mengisi celah penyusutan tersebut dengan material yang tepat.

Celah yang muncul karena proses penyusutan tadi sebisa mungkin harus segera ditutup. Jika dibiarkan maka ukuran celah bisa bertambah besar.

       Kondisi Cuaca yang Ekstrem

Pengaruh cuaca memang cukup besar bagi struktur sebuah bangunan. Kondisi cuaca mempengaruhi lingkungan dan hal ini akan memberi pengaruh pada kekuatan struktur.

Seringkali cuaca ekstrem saat curah hujan dan kelembapan tinggi memicu munculnya kerusakan di berbagai titik struktur beton.

Itulah mengapa sangat disarankan untuk berhati-hati saat cuaca ekstrem. Lakukan pemeriksaan secara detail untuk mengetahui kemunculan retak sedini mungkin.

       Kelembapan Tinggi

Sebelumnya telah disinggung mengenai curah hujan dan kelembapan yang tinggi dapat pengaruhi kekuatan struktur bangunan.

Tingginya tingkat lembap akan membuat struktur bangunan jadi lebih rapuh dari biasanya. Hal ini kemudian akan memicu munculnya celah dan retak yang bisa menurunkan kekuatan struktur bangunan.

Saat kondisi kelembapan tinggi, lakukan pemeriksaan berkala. Segera tutup bagian yang retak jika ditemukan agar tidak bertambah lebar.


       Material yang Digunakan Berkualitas Rendah

Ternyata retak pada struktur bangunan juga dapat terjadi karena material yang dipakai berkualitas rendah. Memang benar bahwa semakin tinggi kualitas material maka akan semakin baik tampilan dan kekuatannya.

Jika kualitas materialnya saja buruk maka kekuatannya juga pasti tidak optimal. Hal inilah yang kemudian memicu muncul retak dengan mudah bahkan pergerakan retak dari ukuran kecil ke besar bisa terjadi begitu cepat.

       Kesalahan pada Proses Pembangunan

Retak yang muncul pada sambungan struktur bangunan juga dapat terjadi karena adanya kesalahan proses pembangunan. Tidak hanya material, namun proses pembangunan juga akan berpengaruh.

Itulah mengapa sangat penting memilih jasa profesional yang tepat dalam menangani pembangunan struktur semacam ini.

Bahkan meskipun material yang digunakan berkualitas tinggi sekalipun, jika pengaplikasian atau prosesnya tidak tepat maka hasil kurang optimal. Jadi memang harus ada keseimbangan antara keduanya.

Gunakan Semen Grouting Terbaik untuk Kekuatan Optimal

Retak pada sambungan struktur bisa diatasi dengan pengaplikasian semen grouting. Demi hasil terbaik, Anda bisa menggunakan produk semen dari Sika yaitu SikaGrout FM, SikaGrout-215 (new), dan SikaGrout - 280 HS.

SikaGrout FM adalah bahan grouting siap pakai yang dikombinasikan dengan silika fume. Daya alir produk ini sangat baik dan pengaplikasiannya juga mudah. Konsistensinya dapat diatur dengan baik dan kuat tekan akhirnya sangat tinggi.

Lalu Anda bisa memakai semen grouting non-shrink lain yaitu SikaGrout-215 (new). Produk semen ini juga mudah diatur konsistensinya dan daya alir sangat baik. Bisa digunakan juga pada struktur area laut.

Pilihan lainnya adalah SikaGrout-280 HS. Material grouting ini tidak mudah menyusut dan dan memiliki daya alir yang sangat baik serta fleksibel.

Sika memiliki pengalaman selama 115 tahun dan menjadi material pilihan dalam berbagai jenis proyek. Salah satunya adalah Jembatan Sungai Colorado di Amerika Serikat. Sika juga menjadi brand pertama yang mencetuskan semen waterproofing di Indonesia.

Untuk mendapatkan rekomendasi produk yang sesuai dengan metode aplikasi di lapangan, Anda dapat menghubungi tim teknis Sika melalui kontak resmi pada halaman Kontak / Dukungan Sika Indonesia.

 

 

 

 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama