Retak pada struktur bangunan seringkali dijumpai dan harus
segera diatasi agar tidak berubah menjadi kerusakan yang lebih parah. Semen grouting umumnya digunakan dalam kondisi ini
sebagai penutup retak.
Material ini bisa membantu menghilangkan celah pada retak
dan mengembalikan kekuatan struktur seperti semula. Melalui pemeliharaan yang
tepat, nantinya kekuatan struktur akan kembali terawat dengan baik.
Penyebab
Sambungan Struktur Mengalami Keretakan
Pembuatan struktur bangunan tentu saja melalui proses yang
tidak mudah. Ada tahap persiapan dan perhitungan yang matang hingga eksekusi
yang rapi.
Namun meskipun sudah diperhitungkan dengan baik, tetap saja
bisa muncul adanya retak pada sambungan struktur. Tentu hal ini tidak terjadi
begitu saja melainkan ada faktor penyebab yang berpengaruh.
Berikut adalah beberapa penyebab keretakan yang muncul pada
sambungan struktur bangunan.
● Terjadinya Pergerakan pada Tanah
Permukaan tanah memang tidak selalu stabil. Ada kalanya
terjadi pergerakan atau pergeseran pada tanah dan hal ini bisa menyebabkan
munculnya retak sambungan.
Tentu ini tidak bisa dibiarkan begitu saja karena retak
tersebut bisa muncul kecil lalu seiring waktu bertambah besar. Jadi memang
harus ada material yang bisa menutup retak tersebut dengan kuat.
Jika nantinya terjadi pergerakan tanah lagi maka
pengaplikasian berulang dapat dilakukan. Pastikan melakukan pemeriksaan berkala
agar tahu apakah muncul retak atau tidak.
● Beban yang Berlebihan
Retak pada sambungan juga bisa muncul ketika struktur
menerima beban yang berlebihan. Biasanya struktur bangunan memiliki kapasitas
beban tersendiri dan jika menerima lebih dari kapasitas maka akan ada
dampaknya.
Salah satunya adalah muncul retak di bagian sambungan
struktur. Retak ini bisa bertambah besar jika tidak diatasi dan beban terus
diterima oleh struktur.
Penting sekali untuk memastikan perencanaan struktur
bangunan dan kapasitas bebannya. Pastikan bangunan tidak menerima beban
berlebih apalagi untuk jangka waktu panjang.
● Terjadinya Penyusutan pada Beton
Penyusutan adalah sebuah proses yang kemungkinan besar
terjadi pada struktur beton atau bangunan. Apalagi jika jenis bahan yang
dipakai tidak berkualitas dan penyusutannya cukup besar.
Penyusutan ini juga bisa dipengaruhi oleh cuaca sehingga
sukit diprediksi. Hal yang bisa dilakukan adalah segera mengisi celah
penyusutan tersebut dengan material yang tepat.
Celah yang muncul karena proses penyusutan tadi sebisa
mungkin harus segera ditutup. Jika dibiarkan maka ukuran celah bisa bertambah
besar.
● Kondisi Cuaca yang Ekstrem
Pengaruh cuaca memang cukup besar bagi struktur sebuah
bangunan. Kondisi cuaca mempengaruhi lingkungan dan hal ini akan memberi
pengaruh pada kekuatan struktur.
Seringkali cuaca ekstrem saat curah hujan dan kelembapan
tinggi memicu munculnya kerusakan di berbagai titik struktur beton.
Itulah mengapa sangat disarankan untuk berhati-hati saat
cuaca ekstrem. Lakukan pemeriksaan secara detail untuk mengetahui kemunculan
retak sedini mungkin.
● Kelembapan Tinggi
Sebelumnya telah disinggung mengenai curah hujan dan
kelembapan yang tinggi dapat pengaruhi kekuatan struktur bangunan.
Tingginya tingkat lembap akan membuat struktur bangunan jadi
lebih rapuh dari biasanya. Hal ini kemudian akan memicu munculnya celah dan
retak yang bisa menurunkan kekuatan struktur bangunan.
Saat kondisi kelembapan tinggi, lakukan pemeriksaan berkala.
Segera tutup bagian yang retak jika ditemukan agar tidak bertambah lebar.
● Material yang Digunakan Berkualitas Rendah
Ternyata retak pada struktur bangunan juga dapat terjadi
karena material yang dipakai berkualitas rendah. Memang benar bahwa semakin
tinggi kualitas material maka akan semakin baik tampilan dan kekuatannya.
Jika kualitas materialnya saja buruk maka kekuatannya juga
pasti tidak optimal. Hal inilah yang kemudian memicu muncul retak dengan mudah
bahkan pergerakan retak dari ukuran kecil ke besar bisa terjadi begitu cepat.
● Kesalahan pada Proses Pembangunan
Retak yang muncul pada sambungan struktur bangunan juga
dapat terjadi karena adanya kesalahan proses pembangunan. Tidak hanya material,
namun proses pembangunan juga akan berpengaruh.
Itulah mengapa sangat penting memilih jasa profesional yang
tepat dalam menangani pembangunan struktur semacam ini.
Bahkan meskipun material yang digunakan berkualitas tinggi
sekalipun, jika pengaplikasian atau prosesnya tidak tepat maka hasil kurang
optimal. Jadi memang harus ada keseimbangan antara keduanya.
Gunakan
Semen Grouting Terbaik untuk Kekuatan Optimal
Retak pada sambungan struktur bisa diatasi dengan
pengaplikasian semen grouting. Demi hasil terbaik, Anda bisa
menggunakan produk semen dari Sika yaitu SikaGrout FM, SikaGrout-215 (new), dan
SikaGrout - 280 HS.
SikaGrout FM adalah
bahan grouting siap pakai yang dikombinasikan dengan silika fume. Daya
alir produk ini sangat baik dan pengaplikasiannya juga mudah. Konsistensinya
dapat diatur dengan baik dan kuat tekan akhirnya sangat tinggi.
Lalu Anda bisa memakai
semen grouting non-shrink lain yaitu SikaGrout-215 (new). Produk
semen ini juga mudah diatur konsistensinya dan daya alir sangat baik. Bisa
digunakan juga pada struktur area laut.
Pilihan lainnya adalah
SikaGrout-280 HS. Material grouting ini tidak mudah menyusut dan dan memiliki
daya alir yang sangat baik serta fleksibel.
Sika
memiliki pengalaman selama 115 tahun dan menjadi material pilihan dalam
berbagai jenis proyek. Salah satunya adalah Jembatan Sungai Colorado di Amerika
Serikat. Sika juga menjadi brand pertama yang mencetuskan semen waterproofing
di Indonesia.
Untuk mendapatkan rekomendasi produk yang sesuai dengan
metode aplikasi di lapangan, Anda dapat menghubungi tim teknis Sika melalui
kontak resmi pada halaman Kontak / Dukungan Sika Indonesia.

