Warga Padang Lamo Tagih Keadilan, Minta Presiden Turun Tangan Perbaiki Jalan

MenaraToday.Com - Tebo :

Masyarakat yang bermukim di sepanjang Jalan Padang Lamo, Kabupaten Tebo, kembali menyuarakan tuntutan keadilan atas kondisi infrastruktur yang hingga kini dinilai memprihatinkan. Jalan utama yang menjadi urat nadi aktivitas warga tersebut rusak parah dan belum mendapat penanganan maksimal dari pemerintah.

Dalam keluhan yang disampaikan, warga secara tegas memohon perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto agar segera turun tangan “memerdekakan” Jalan Padang Lamo dari kerusakan berkepanjangan. Mereka berharap perbaikan segera dilakukan demi kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

“Jalan ini bukan hanya akses biasa, tapi penopang kehidupan kami. Kalau rusak terus, ekonomi lumpuh, aktivitas terganggu,” ungkap salah seorang warga.

Kondisi jalan yang berlubang, berlumpur saat hujan, dan berdebu saat kemarau disebut telah lama menjadi keluhan tanpa solusi nyata. Warga menilai, lambannya penanganan mencerminkan kurangnya keberpihakan terhadap masyarakat di wilayah tersebut.

Tokoh masyarakat Tebo Ulu, Husni, sekaligus Ketua Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Kab Tebo...yg mana Rampas 08 Dewan Kehormatannya adalah Bapak Prabowo Langsung bahkan menggagas langkah spiritual sebagai bentuk keprihatinan. Ia berencana menggelar doa bersama agar para pemangku kebijakan, khususnya Gubernur Jambi, dapat tergugah untuk lebih serius memperhatikan kondisi Jalan Padang Lamo.

“Kami akan adakan doa bersama. Ini bentuk ikhtiar kami, semoga hati pemimpin terbuka melihat penderitaan masyarakat,” ujarnya.

Aksi ini menjadi simbol kekecewaan warga yang merasa aspirasinya belum sepenuhnya didengar. Jalan Padang Lamo kini bukan sekadar persoalan infrastruktur, tetapi telah menjelma menjadi cermin ketimpangan pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Warga berharap, suara mereka tidak lagi diabaikan. Perbaikan jalan bukan hanya soal fisik, tetapi tentang keadilan dan keberlangsungan hidup masyarakat yang selama ini terpinggirkan. (Mucin)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama