28 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Pandeglang Ingatkan Pentingnya Integritas Dan Disiplin

MenaraToday.Com - Pandeglang :

Pagi itu, halaman Sekretariat Daerah (Setda) Pandeglang terasa berbeda. Deretan wajah penuh harap dan kebanggaan tampak berbaris rapi, mengenakan pakaian formal dengan sikap tegap. Sebanyak 28 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2025 bersiap menapaki babak baru dalam perjalanan hidup mereka: resmi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Di hadapan Bupati Raden Dewi Setiani, mereka mengucapkan sumpah jabatan, sebuah ikrar yang bukan sekadar formalitas, melainkan janji moral untuk mengabdi kepada negara dan masyarakat. Suasana khidmat menyelimuti prosesi yang berlangsung, pada Senin (27/4/2026).

Bagi sebagian dari mereka, momen ini adalah puncak dari perjalanan panjang yang penuh perjuangan. Seleksi ketat, masa percobaan, hingga mengikuti pelatihan dasar (Latsar) telah dilalui. Kini, status sebagai PNS resmi disandang, membawa serta tanggung jawab yang tak ringan.

Dalam sambutannya, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengingatkan bahwa menjadi aparatur sipil negara bukan hanya tentang pekerjaan, tetapi juga tentang pengabdian. Ia menekankan pentingnya integritas, disiplin, serta komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, saudara dituntut untuk bekerja dengan baik, disiplin, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya, dengan nada tegas namun penuh harapan.

Lebih jauh, ia menyoroti pentingnya etika dan profesionalisme di tengah dinamika kerja pemerintahan yang terus berkembang. Menurutnya, kemampuan beradaptasi akan menjadi penentu dalam menghadapi tantangan birokrasi yang semakin kompleks.

“Etika dan profesional sangat penting dalam dunia kerja, saya yakin yang sekarang diambil sumpah mampu mengemban dan menjalankan itu semua,” katanya.

Di balik barisan para PNS baru itu, tersimpan harapan besar bagi kemajuan daerah. Pemerintah Kabupaten Pandeglang menaruh optimisme bahwa kehadiran mereka akan memperkuat kinerja birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Pandeglang, Didin Fahrudin, menjelaskan bahwa dari 28 CPNS yang disumpah, sebanyak 22 orang berasal dari golongan III dan 6 orang dari golongan II. Seluruhnya telah melalui tahapan wajib, termasuk Latsar dan verifikasi administrasi.

“Semua sudah memenuhi persyaratan dan dinyatakan layak untuk menjadi PNS,” ungkap Didin.

Kini, langkah mereka baru saja dimulai. Di balik sumpah yang telah diucapkan, tersimpan tanggung jawab besar untuk menjaga amanah, melayani masyarakat, dan menjadi wajah birokrasi yang profesional. Bagi 28 PNS baru ini, hari itu bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari pengabdian panjang sebagai abdi negara. (ILA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama