9 Kades Hadiri Pisah Sambut Camat Labuan, Ini Harapan Camat Baru

MenaraToday.Com - Pandeglang :

Suasana Aula Kantor Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten. Selasa (28/4/2026), terasa berbeda dari biasanya. Deretan kursi yang terisi para kepala desa, aparat, hingga pendamping sosial menjadi saksi sebuah momen penting, peralihan kepemimpinan yang bukan sekadar seremonial, tetapi juga penuh harapan. 

Sebanyak sembilan kepala desa (Kades) dari berbagai penjuru Kecamatan Labuan hadir dalam acara pisah sambut camat. Mereka datang bukan hanya untuk melepas, tetapi juga menyambut dan mengantar Yayat Hidayat yang bertugas selama 2 tahun 8 bulan sebagai Camat Labuan menuju tugas barunya di Kecamatan Cimanuk, sekaligus membuka lembaran baru bersama Yadi Pribadhie.

Di antara para tamu, tampak unsur Forkopimcam, Kapolsek Labuan, Danramil Labuan, Kepala Puskesmas, kepala desa, hingga para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Namun lebih dari sekadar kehadiran formal, yang terasa adalah ikatan emosional yang terbangun selama masa pengabdian.

Perwakilan kepala desa, Hafid Usman, menyuarakan isi hati para Kades. Dengan nada hangat, ia menyampaikan perpisahan kepada Yayat Hidayat, sosok yang telah membersamai perjalanan pembangunan di Labuan. Di saat yang sama, ia menitipkan harapan besar kepada camat yang baru.

“Kami berharap koordinasi antara desa dan kecamatan ke depan semakin kuat,” ujarnya, singkat namun penuh makna.

Bagi Yayat Hidayat, Labuan bukan sekadar tempat bertugas. Dalam sambutannya, ia memilih merendah, memohon maaf atas kekurangan selama menjabat, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah berjalan bersama.

Namun setiap akhir adalah awal. Dan bagi Yadi Pribadhie, awal itu datang dengan tantangan yang nyata.

Ia tidak menutup mata. Labuan, katanya, masih dihadapkan pada berbagai persoalan, mulai dari pengelolaan sampah hingga pembangunan yang perlu terus didorong. Tapi alih-alih melihatnya sebagai beban, ia memaknainya sebagai ruang kerja bersama.

Langkah pertamanya sederhana namun penting, yakni berkeliling. Menyapa desa demi desa, melihat langsung kondisi di lapangan, dan memahami denyut kehidupan masyarakat.

“Mari kita bangun Labuan sebagai kecamatan induk yang lebih maju,” ucapnya, mengajak.

Di balik ajakan itu, tersimpan keyakinan bahwa Labuan memiliki potensi besar. Ia menyebut, banyak tokoh penting berasal dari wilayah ini, sebuah modal sosial yang jika dirawat dengan kebersamaan, bisa menjadi kekuatan besar.

"Kecamatan Labuan itu wilayah dengan level grade A, ada banyak orang penting yang berasal dari sini. Ketua DPRD nya orang Labuan, Bupatinya orang Labuan, bahkan Wakil Gubernurnya juga orang Labuan," ucapnya. 

Pesannya pun lugas, hampir seperti nasihat yang akrab di telinga masyarakat desa, jangan saling menjatuhkan.

“Jangan saling sikut, mari kita bersama-sama saling dukung membangun Kecamatan Labuan menjadi lebih baik,” tegasnya.

Di aula itu, tepuk tangan pun mengalun. Bukan sekadar penutup acara, tetapi seolah menjadi tanda dimulainya perjalanan baru, di mana sembilan kepala desa, seorang camat lama, dan seorang camat baru, berbagi satu tujuan yang sama, Labuan yang lebih baik. (ILA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama