MenaraToday.Com - Asahan :
Sekelompok perwakilan omak omak warga Desa Gunung Berkat, Desa Buntu Maraja dan Desa Gajah Sakti, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, secara bersama sama menyambangi Polsek Bandar Pulau, untuk dapat bertemu dan berdialog langsung dengan Kapolsek, perihal desakan. penindakan pengguna dan bandar Narkoba, pada Senin, 20 April 2026, sekira pukul 13.00 WIB.
Harapan kelompok Omak Omak dari 3 Desa Tersebut, tampak di sambut hangat oleh Kapolsek Bandar Pulau, IPTU. DR. Anwar Sanusi, Simanjuntak, SH.MH di dampingi Kanit Reskrim IPDA. Arisman F. Manalu, SH.MH.
Pertemuan dialog interaktif langsung dengan jajaran petinggi Polsek tersebut, berlangsung sekira 2 jam berlangsung di Aula Polsek Bandar Pulau.
Secara bergantian perwakilan omak omak, tersebut, penyampaian sejumlah keluhannya terkait maraknya peredaran Narkoba jenis Sabu dan desakan kepada jajaran Polsek Bandar Pulau untuk mengambil langkah cepat dan tegas menangkap para pengguna beserta Bandar Narkoba tersebut.
Salah seorang omak omak, yg tidak ingin namanya ditulis, dalam curahan aspirasinya, mengungkapkan bahwa pengguna sabu sabu di Desa Gunung Berkat, saat ini telah menyasar ke anak anak sekolah.
"Saat ini peredaran narkoba telah menyasar ke anak anak sekolah, anak anak kami telah dimanfaatkan para Bandar Narkoba itu untuk menjadi kurir sekaligus pengguna sabu itu, kami sangat cemas dengan situasi anak anak kami kedepan, ada terduga Bandar Sabu, yang rumahnya berdekatan dengan Rumah Kepala Desa, tapi merasa kebal hukum, dan bebas mengedarkan barang haram itu, oleh sebab itu, kami datang untuk mohon tindakan tegas bapak Kapolsek untuk bertindak menangkap para bandar itu, jangan hanya janji janji saja, ungkapnya.
Ditimpali oleh rekannya yang lain, emak emak yang mengaku dari Desa buntu Maraja, mengungkapkan sejumlah titik lokasi yang kerap digunakan para pengkonsumsi Narkoba, dan menyatakan siap bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam operasi penindakan selanjutnya.
"Semua informasi para terduga Bandar hingga pemakai dan titik lokasi yang sering digunakan oleh para pengguna Sabu itu, telah kami sampaikan kepada Bapak Kapolsek dan kami berharap serta mendesak tindakan nyata berikutnya, untuk dapat menangkapnya,.upaya ini kami lakukan sebagai bentuk gambaran situasi kampung kami yang bebas beredarnya Sabu sabu, paparnya.
Ia juga menambahkan dampak banyaknya pengguna sabu saat ini, tingkat pencurian dan kejahatan lainnya, meningkat tajam, kebun sawit warga menjadi sasaran pencurian, dan kondisi itu, sangat meresahkan.
Sebagai langkah upaya pencegahan awal, kami berharap bapak Kapolsek dapat berkunjung ke desa kami, untuk memberikan sosialisasi tentang bahaya dan ancaman Narkoba bagi warga, tindakan tersebut sebagai langkah nyata, menanggapi aspirasi ini, tambahnya.
Ditempat yang sama, serangkaian aspirasi warga dari kelompok emak emak tersebut, di tanggapi langsung oleh Kapolsek dan Kanit Reserse Polsek Bandar Pulau.
Suasana akrab tapi serius tampak tercermin dalam momen pertemuan yang digelar dengan dialog interaktif tersebut,
Dalam tanggapannya, Kapolsek Anwar Sanusi, menyimpulkan, Sejumlah aspirasi yang disampaikan warga itu, menjadi poin penting dan telah dicatat sebagai rumusan pertemuan untuk ditindaklanjuti,
" Baik Ibu ibu, terima kasih atas kunjungannya, serta penyampaian aspirasinya, Bahwa pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika, dibutuhkan peran serta masyarakat, dalam penindakannya, kami tegaskan, bahwa kami tidak pernah memberikan ruang bebas sedikitpun bagi pelaku kejahatan itu, dan langkah tegas tetap dilakukan, kami telah berikan nomor telepon, selanjutnya dapat menyampaikan situasi keamanan dan ketertiban di desa, kami akan respon cepat, dan mengambil langkah tegas. Ungkap Anwar Sanusi.
Ia juga menambahkan, sebagai langkah awal bentuk pencegahan, dalam waktu dekat, kami akan melakukan kunjungan ke desa desa, untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.
"Dalam waktu dekat kami akan berkunjung ke Desa Desa, berinteraksi langsung, menyampaikan sosialisasi dampak negatif penyalahgunaan narkotika, sebagai bentuk keakraban menyapa warga, dan langkah awal upaya pencegahan dari tengah masyarakat, "Pungkas Anwar Sanusi.(SDM)
