MenaraToday.Com - Serang :
Terkait pengakuan bahwa pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Serang ikut bermain dalam pengadaan IPAL untuk SPPG yang di nyatakan oleh Ketua Sppi Kadikaran Ciruas, Kiki dibantah oleh Kasi Kesling Dinkes Kabupaten Serang, H Maman
Pernyataan tersebut dinyatakan secara langsung kepada wartawan saat ditemui diruang kerjanya Selasa (14/4/2026).
Kepada wartawan H Maman menyatakan bahwa pihak Dinkes khususnya ranah Kesling tidak pernah menawarkan produk berupa IPAL kepada SPPG-SPPG yang ada di Kabupaten Serang.
"Kami hanya memberikan pelatihan dan rekom kelayakan SlHS apapun untuk penerbitan ya itu ada di PTSP' ujarnya .
Adapun uraian pelatihan kami telah dilakukan kepada 202 SPPG di Kabupaten Serang .baik untuk pelatihan Higieni Sanitasi makanan semisal Higieni perorangan untuk prilaku hidup bersih bagi 50 pegawai SPPG dimulai dari area cuci tangan penggunaan APD/apron, masker dan sarung tangan.
"Sanitasi peralatan dapur,prinsip keamanan pangan.food safeti, pelatihan manajement Resiko dan kualitas pangan. Dari mulai HAACP (Hazard analysis and critical control point. Pengenalan bahaya pangan,serta prosedur pengolahan dan penyajian pelatihan teknis dan pengawasan kesehatan lingkungan. Meliputi IKL (Infeksi Kesehatan Lingkungan), Persyaratan laiak higieni sanitasi dan management limbah dapur .Adapun untuk yang mengeluarkan SLHS adalah DPMPTPST" ujar H Maman.
Adapun permasalahan saya dibilang ikut pengadaan barang IPAL seperti yang dituduhkan Ketua Sppi Kadikaran, saya mengatakan dengan tegas itu Hoax saya tidak terlibat dengan SPPG selain dengan pelatihan" tegasnya.
Masih menurut H.Maman khusus untuk SPPG didesa Kadikaran yang sudah berjalan tiga bulan secara khusus pihak Dinas Kesehatan telah melakukan pelatihan. Dan meminta kepada pihak mitra ataupun SPPG untuk segera mengurus surat surat terkait .pelatihan untuk Sppg Kadikaran pun telah dilakukan pada tanggal 2 Desember 2025. Inspeksi kesehatan pun sudah dilakukan tanggal 25 Februari 2026 pemeriksaan sampel untuk lab pada tanggal 9 Februari 2026 .
Masih menurut H Maman, dirinya siap dipertemukan dengan Ketua Sppi Kiki untuk klarifikasi tuduhan tersebut.
Hasil dari wawancara dengan Kasi Kesling Dinkes Kabupaten Serang mendapat satu keterangan bahwa di Kabupaten Serang ada 202 SPPG yang sudah mempunyai SLHS sejumlah 46 unit SPPG untuk yang sudah dilakukan infeksi kesehatan lingkungan sejumlah 103 SPPG dan hanya 87 yang memenuhi sarat IKL.yang telah.mslalui uni lab sejumlah 108 SPPG, dan yang telah melakukan pelatihan penjamah tangan adalah 121 sppg.
Adapun dilain hal saat wartawan mencoba menghubungi Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Serang H Wawan via WA.;namun tidak direspon (Agus)
