Suasana meriah tampak di lingkungan SDN Labuan 3 saat pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kecamatan Labuan tahun 2026. Spanduk bertuliskan “Selamat Datang” terpasang di gerbang sekolah, menyambut para peserta dari 30 sekolah dasar yang ambil bagian dalam ajang tahunan tersebut. Senin (12/5/2026).
Ketua Panitia O2SN Kecamatan Labuan, Parta, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh 29 sekolah negeri dan 1 sekolah swasta. Setiap sekolah mengirimkan enam siswa untuk cabang bola voli puteri, serta masing-masing dua siswa (Putera-Puteri) untuk cabang atletik, bulu tangkis, dan renang.
“Setiap sekolah mengirimkan perwakilan sesuai ketentuan panitia. Untuk bola voli enam siswa, sedangkan atletik, bulu tangkis, dan renang masing-masing dua siswa,” jelasnya.
Ia menambahkan, pertandingan dilaksanakan di beberapa lokasi berbeda. Cabang bola voli digelar di SDN Labuan 3, atletik di Lapangan Ahmad Yani Labuan, bulu tangkis di GOR Karet Labuan, dan renang di Banyu Biru. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam satu hari.
Parta juga menyampaikan harapan agar para peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya. Pada tahun sebelumnya, salah satu cabang olahraga berhasil melaju hingga tingkat yang lebih tinggi, yaitu pencak silat. Ia berharap tahun ini akan ada prestasi serupa dari cabang lainnya.
“Yang terpenting adalah semangat dan sportivitas. Kami berharap tetap ada perwakilan yang bisa melangkah lebih jauh seperti tahun sebelumnya,” ujarnya.
Kegiatan O2SN ini turut mendapat dukungan dari para guru dan wali murid yang hadir memberikan semangat kepada para peserta. Salah satu guru pendamping, Dodi, menyebutkan bahwa O2SN menjadi sarana penting dalam membentuk mental, kepercayaan diri, serta karakter siswa.
Menurutnya, pengalaman bertanding di tingkat kecamatan dapat melatih disiplin, kerja sama, dan sportivitas.
Sementara itu, seorang wali murid, Aisyah, mengaku bangga anaknya dapat berpartisipasi dalam ajang tersebut. Ia menilai kegiatan seperti O2SN sangat positif karena tidak hanya mendorong prestasi, tetapi juga mempererat kebersamaan antar sekolah.
“Menang atau kalah bukan yang utama, yang penting anak-anak bisa belajar sportivitas dan percaya diri,” ujarnya.
Dengan dukungan berbagai pihak, O2SN Kecamatan Labuan 2026 menjadi ajang pembinaan bakat sekaligus momentum mempererat silaturahmi antar sekolah, serta menanamkan nilai-nilai olahraga sejak usia dini. (ILA)
