Dana Operasional Macet, Sejumlah SPPG di Pandeglang Tutup Sementara

MenaraToday.Com - Pandeglang :

Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pandeglang, Banten, dikabarkan menghentikan sementara kegiatan operasionalnya hingga waktu yang belum ditentukan. Penghentian layanan tersebut diduga berkaitan dengan kendala pendanaan operasional yang dibutuhkan untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Informasi ini mencuat setelah beredarnya surat pemberitahuan dari beberapa SPPG kepada sekolah-sekolah penerima manfaat. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa penghentian sementara layanan dilakukan karena adanya kendala dana operasional.

Akibat kondisi tersebut, sejumlah sekolah untuk sementara tidak lagi menerima distribusi makanan dari program MBG yang selama ini disalurkan melalui SPPG.

Salah satunya, yakni Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pandeglang Cisata Pasireurih. Penghentian tersebut dilakukan karena adanya kendala teknis terkait dana operasional yang berdampak pada pelaksanaan program di lapangan.

Informasi itu tertuang dalam surat edaran resmi yang diterbitkan SPPG Pandeglang Cisata Pasireurih Yayasan Insan Fastabiqul Khairat tertanggal 8 Juni 2026. Surat tersebut ditujukan kepada PIC sekolah dan Ketua Kader Posyandu yang menjadi mitra pelaksanaan program.

Dalam surat bernomor 001/SE-OPS/SPPG_CISATAPASIREURIH/06/2026 tersebut dijelaskan bahwa penghentian sementara mulai berlaku pada Senin, 8 Juni 2026 hingga waktu yang belum ditentukan.

Kepala SPPG Pandeglang Cisata Pasireurih, Dede Juhaedi, S.H., membenarkan adanya penghentian sementara program MBG. Menurutnya, langkah tersebut diambil untuk menyesuaikan operasional program sambil menunggu penyelesaian kendala pendanaan.

"Kami terpaksa menghentikan sementara kegiatan MBG karena terdapat kendala teknis terkait dana operasional. Saat ini kami sedang melakukan penyesuaian agar program dapat kembali berjalan dengan baik," ujar Dede dalam keterangan resminya. Senin (8/6/2026).

Ia menegaskan bahwa penghentian tersebut bersifat sementara dan bukan penghentian permanen. Pihaknya berkomitmen untuk kembali menjalankan program setelah persoalan operasional dapat diselesaikan.

"Kami berharap proses penyesuaian ini dapat segera selesai. Setelah itu, jadwal operasional program MBG akan kembali kami informasikan kepada seluruh sekolah dan pihak terkait," katanya.

Sementara itu, salah seorang perwakilan sekolah penerima manfaat mengaku telah menerima pemberitahuan resmi dari penyelenggara program. Pihak sekolah berharap program tersebut dapat kembali berjalan karena memberikan manfaat bagi para siswa.

"Kami sudah menerima surat pemberitahuan. Tentu kami berharap program ini bisa segera dilanjutkan karena sangat membantu pemenuhan gizi peserta didik," ujarnya.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah dan kelompok sasaran lainnya. Selama berlangsung, program tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.

Pihak SPPG Pandeglang Cisata Pasireurih juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sekolah, kader posyandu, dan masyarakat yang selama ini mendukung pelaksanaan program MBG. Mereka berharap seluruh pihak dapat memahami kondisi yang sedang dihadapi hingga program kembali berjalan normal.

Sementara itu, Wakil Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Pandeglang, Donny Hermawan, menyatakan, pihaknya tidak mengetahui perihal persoalan tersebut. 

"Belum tahu oprasional tutup mah tapi yang kena suspend ada beberapa lagi yang belum di cabut. Awal 20 SPPG, sekarang sudah berkurang," jelasnya singkat. (ILA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama