Raih Dua Medali Emas, Bupati Pandeglang Apresiasi Atlet PEPARPEDA IX 2026

MenaraToday.Com - Pandeglang :

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet Kontingen Kabupaten Pandeglang yang telah berjuang pada Pekan Paralympic Pelajar Daerah (PEPARPEDA) IX Provinsi Banten Tahun 2026 yang berlangsung di Kota Cilegon pada 24–27 Juni 2026.

Menurut Dewi, semangat juang, kerja keras, dan kegigihan yang ditunjukkan para atlet menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi. Dengan tekad yang kuat, para atlet mampu mengharumkan nama Kabupaten Pandeglang di tingkat Provinsi Banten.

"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet Kontingen Kabupaten Pandeglang yang telah berjuang dengan penuh semangat pada PEPARPEDA IX Provinsi Banten Tahun 2026. Prestasi yang diraih ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Pandeglang dan membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi," ujar Bupati Dewi.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pandeglang akan terus berkomitmen memberikan perhatian dan dukungan terhadap pembinaan olahraga, termasuk bagi atlet penyandang disabilitas agar mampu berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.

"Pemerintah Kabupaten Pandeglang akan terus mendukung pembinaan atlet, termasuk atlet penyandang disabilitas. Kami ingin mereka mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang, berprestasi, dan membawa nama baik daerah hingga tingkat nasional bahkan internasional," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang, Sutoto, mengatakan Kontingen Kabupaten Pandeglang berhasil mencatatkan hasil membanggakan pada ajang PEPARPEDA IX Provinsi Banten Tahun 2026.

Menurutnya, kontingen Pandeglang sukses meraih dua medali emas dan satu medali perak dari cabang olahraga atletik.

"Alhamdulillah, Kontingen Kabupaten Pandeglang berhasil meraih dua medali emas dan satu medali perak dari cabang olahraga atletik. Hasil ini mengantarkan Kabupaten Pandeglang berada di peringkat keenam dari delapan kabupaten/kota se-Provinsi Banten," kata Sutoto.

Ia menjelaskan, capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan penyelenggaraan PEPARPEDA Tahun 2024, di mana Kabupaten Pandeglang menempati posisi ketujuh.

"Ini merupakan peningkatan yang patut disyukuri. Artinya, pembinaan yang selama ini dilakukan mulai menunjukkan hasil positif. Kami akan terus melakukan evaluasi dan meningkatkan pembinaan agar pada ajang berikutnya prestasi Kabupaten Pandeglang semakin baik," ungkapnya.

Sutoto berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda penyandang disabilitas di Kabupaten Pandeglang untuk terus berlatih dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

"Prestasi ini kami harapkan menjadi penyemangat bagi para atlet pelajar penyandang disabilitas lainnya agar terus berlatih, percaya diri, dan tidak pernah menyerah dalam mengejar prestasi. Pemerintah daerah akan terus hadir memberikan dukungan bagi kemajuan olahraga disabilitas di Kabupaten Pandeglang," pungkasnya.

Keberhasilan pada PEPARPEDA IX Provinsi Banten Tahun 2026 menjadi bukti nyata bahwa semangat pantang menyerah, kerja keras, dan pembinaan yang berkelanjutan mampu melahirkan prestasi yang membanggakan. 

Pemerintah Kabupaten Pandeglang berharap capaian tersebut menjadi awal lahirnya lebih banyak atlet paralimpik berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Pandeglang di berbagai ajang olahraga tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. (ILA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama