MenaraToday.Com - Pandeglang :
Ratusan anak yatim dan dhuafa di Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, menerima santunan sebesar Rp. 710 ribu per anak dalam kegiatan Santunan Anak Yatim 1448 Hijriah yang digelar di halaman Kantor Desa Cigondang, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan sosial tahunan yang rutin dilaksanakan setiap 10 Muharram tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Acara dihadiri masyarakat, tokoh agama, pemerintah daerah, serta para donatur yang selama ini mendukung program santunan anak yatim di Desa Cigondang.
Dalam kesempatan itu, panitia menghadirkan penceramah kondang KH Aliyudin atau yang akrab disapa Ki Gacon, serta Qori Internasional Ustadz H. Rajif Pandi yang membacakan ayat suci Al-Qur'an.
Salah satu penerima santunan, Budi (17), mengaku senang dan bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, santunan tersebut sangat membantu kebutuhan keluarga di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia dan para donatur. Santunan ini sangat membantu saya dan ibu di tengah himpitan ekonomi," ujar Budi.
Santunan yang diberikan kepada ratusan anak yatim dan dhuafa itu diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi bentuk kepedulian sosial masyarakat terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian.
Kepala Desa Cigondang sekaligus Ketua Panitia Santunan Anak Yatim 1448 H, Ahmad Cepi Sutedja, mengatakan nominal santunan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.
"Tahun kemarin santunan yang diberikan sebesar Rp625 ribu per anak. Alhamdulillah tahun ini meningkat menjadi Rp710 ribu per anak," kata Cepi dalam sambutannya.
Ia berharap peningkatan tersebut menjadi motivasi bagi panitia dan para donatur untuk terus meningkatkan kepedulian kepada anak-anak yatim.
"Mudah-mudahan untuk tahun depan santunan bisa naik lagi hingga mencapai Rp. 1 juta lebih per anak. Amin ya Rabbal Alamin," ujarnya.
Menurut Cepi, keberhasilan pelaksanaan santunan anak yatim setiap tahun tidak terlepas dari dukungan masyarakat, para dermawan, serta perusahaan yang beroperasi di wilayah Desa Cigondang.
Sementara itu, Camat Labuan Yadi Pribadi, SE, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Cigondang, panitia, dan seluruh donatur yang telah berkontribusi dalam kegiatan sosial tersebut.
"Atas nama Pemerintah Kecamatan Labuan, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada kepala desa, panitia, dan para donatur yang telah menyumbangkan rezekinya kepada anak-anak yatim dan dhuafa. Semoga amal baik bapak dan ibu semua dilipatgandakan oleh Allah SWT," tuturnya.
Yadi menilai kegiatan santunan anak yatim merupakan program yang sangat positif karena memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, kegiatan tersebut harus menjadi agenda tetap atau kalender tahunan Desa Cigondang karena memiliki nilai sosial dan keagamaan yang tinggi.
"Ini kegiatan yang sangat baik, sangat positif dan harus terus dilaksanakan setiap tahun karena banyak manfaat dan faedahnya bagi masyarakat," katanya.
Di tempat yang sama, Direktur PT. Pandawa Lintas Media, Saiful Bahri, menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Desa Cigondang dalam mendukung pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, perusahaan yang telah dua tahun menjalankan pengembangan usaha di wilayah Desa Cigondang itu ingin terus berkontribusi bagi masyarakat sekitar.
"Alhamdulillah, selama dua tahun kami menjalin silaturahmi dengan pemerintah desa dan masyarakat. Dari situ kami membangun sinergi untuk bersama-sama membangun Desa Cigondang, salah satunya melalui dukungan terhadap kegiatan santunan anak yatim yang rutin dilaksanakan setiap 10 Muharram," ujar Saiful Bahri.
Kegiatan Santunan Anak Yatim 1448 Hijriah di Desa Cigondang menjadi bukti nyata kuatnya budaya gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat terhadap anak-anak yatim dan dhuafa.
Dengan meningkatnya nilai santunan dari Rp625 ribu menjadi Rp710 ribu per anak pada tahun ini, panitia berharap jumlah bantuan dan penerima manfaat dapat terus bertambah pada tahun-tahun mendatang sehingga semakin banyak anak yatim yang merasakan manfaatnya. (ILA)
