Menaratoday.Com - Pandeglang :
Kebakaran rumah di Kabupaten Pandeglang kembali terjadi. Kali ini, dapur rumah milik Imi (48), seorang petani warga Kampung Bangko, RT 04/RW 02, Desa Dahu, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, Banten, ludes terbakar pada Rabu (1/7/2026), sekitar pukul 11.00 WIB.
Peristiwa kebakaran rumah di Cikedal tersebut diduga dipicu api yang berasal dari tungku (hawu) yang sebelumnya digunakan untuk memasak air. Saat kejadian, rumah dalam kondisi sepi karena istri pemilik rumah sedang keluar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Kobaran api hanya menghanguskan bagian dapur, sedangkan bagian depan rumah berhasil diselamatkan berkat kesigapan warga yang bergotong royong memadamkan api.
Ketua Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP) Kecamatan Cikedal, Ade Osin, mengatakan api pertama kali diketahui oleh warga sekitar. Dugaan sementara, sumber api berasal dari tungku yang masih menyala setelah digunakan untuk memasak air.
"Dugaan sementara sumber api berasal dari tungku atau hawu yang sedang digunakan untuk memasak air. Saat kejadian rumah dalam keadaan sepi karena istri pemilik rumah sedang keluar," kata Ade Osin.
Setelah mengetahui adanya kebakaran, warga segera mengumumkan kejadian tersebut melalui pengeras suara masjid. Mendengar pengumuman itu, masyarakat langsung berdatangan untuk membantu memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain.
"Kebetulan bangunan dapur terbuat dari rumbia dan kayu sehingga api cepat menjalar. Alhamdulillah berkat kesigapan seluruh warga, api berhasil dipadamkan sekitar setengah jam kemudian," ujarnya.
Lanjut Ade, akibat kebakaran rumah di Pandeglang itu, dapur mengalami kerusakan berat, sementara bagian depan rumah masih utuh. Kerugian material diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
"Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar memastikan tungku atau sumber api benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah guna mencegah terjadinya kebakaran," imbaunya. (ILA)
