Papan Nama Komplek Perkantoran Pemko Padangsidimpuan Rusak dan Kumuh, Program Asri Dinilai Cuma Omon-omon


Menaratoday.com-Padangsidimpuan 
Gaung program penataan kota yang asri dan indah yang selama ini digaungkan Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan kembali dipertanyakan. Pasalnya, kondisi papan nama Komplek Perkantoran Pemko di Jalan Tengku Rizal Nurdin justru memperlihatkan pemandangan yang bertolak belakang dengan slogan tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Jumat (17/7/2026), papan nama yang menjadi ikon pintu masuk kawasan perkantoran itu tampak memprihatinkan. Cat telah memudar, sejumlah huruf berkarat bahkan rusak, sehingga mengurangi nilai estetika kawasan yang menjadi pusat aktivitas pemerintahan Kota Padangsidimpuan.

Ironisnya, kondisi di sekitar papan nama juga terlihat tidak terawat. Rumput liar tumbuh tinggi di sejumlah titik, menambah kesan kumuh dan seolah luput dari perhatian instansi yang bertanggung jawab terhadap pemeliharaan aset daerah.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai keseriusan pemerintah dalam menjalankan program kebersihan dan penghijauan kota. Jika wajah kantor pemerintahan saja dibiarkan kusam, masyarakat menilai sulit berharap penataan lingkungan di kawasan lain dapat berjalan maksimal.

"Program kota asri jangan hanya menjadi slogan atau omon-omon. Papan nama ini adalah identitas kawasan perkantoran Pemko. Kalau dibiarkan rusak seperti ini, tentu memberikan kesan buruk bagi masyarakat maupun tamu dari luar daerah," ujar salah seorang warga sekitar

Menurutnya pembenahan papan nama dan penataan taman di sekitarnya tidak membutuhkan anggaran besar. Cukup dengan pengecatan ulang, mengganti huruf yang rusak, membersihkan rumput liar, serta melakukan perawatan rutin, kawasan tersebut sudah bisa kembali terlihat rapi dan representatif.

Sebagai gerbang menuju pusat pemerintahan, papan nama Komplek Perkantoran Pemko semestinya menjadi simbol ketertiban, kebersihan, dan wibawa pemerintah daerah, bukan justru menjadi potret kurangnya perhatian terhadap fasilitas publik.

Masyarakat berharap Wali Kota Padangsidimpuan segera menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan pembenahan. Sebab, wajah pemerintahan dinilai tidak cukup dibangun melalui slogan semata, tetapi harus dibuktikan melalui kondisi lingkungan yang bersih, tertata, dan terawat.(Ucok siregar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama