37 Anggota Paskibra Di Kecamatan Labuan Siap Sukseskan Perayaan HUT Ke 81 RI


MenaraToday.Com - Pandeglang :

Sebanyak 37 pelajar resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Labuan pada Sabtu (15/8/2026) malam. Mereka akan bertugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Puluhan anggota Paskibra Kecamatan Labuan tersebut telah menjalani proses seleksi, pembinaan, dan latihan intensif selama kurang lebih dua bulan. Persiapan dilakukan secara bertahap hingga memasuki masa latihan setiap hari menjelang pelaksanaan upacara.

Pengukuhan Paskibra Kecamatan Labuan dihadiri Camat Labuan, Danramil Labuan, Kepala Puskesmas Labuan, Ketua Panitia Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) Kecamatan Labuan, Pembina Paskibra Kecamatan Labuan, para orang tua anggota Paskibra, serta tamu undangan lainnya.

Pembina Paskibra Kecamatan Labuan, Jupri, S.Pd., mengatakan proses seleksi dilakukan melalui sejumlah tahapan. Aspek yang diperhatikan antara lain kesehatan, semangat, postur tubuh, tinggi badan, dan kemampuan akademik.

Meski demikian, Jupri menegaskan kemampuan akademik bukan menjadi faktor utama dalam menentukan kelulusan peserta.

Menurutnya, semangat dan kondisi kesehatan menjadi faktor penting karena berkaitan dengan kesiapan peserta mengikuti rangkaian latihan yang cukup panjang dan intensif.

“Yang penting mereka semangat dan sehat. Untuk postur dan tinggi badan juga diperhatikan, tetapi tidak harus semuanya sama karena kondisi anak-anak berbeda-beda,” kata Jupri.

Dari seluruh peserta yang mengikuti seleksi, sebanyak 37 pelajar akhirnya ditetapkan sebagai anggota Paskibra Kecamatan Labuan 2026.

Ditempat yang sama, Majelis Permusyawaratan Organisasi (MPO) Purna Paskibra Indonesia (PPI) Kecamatan Labuan, Tirta, menjelaskan bahwa pembinaan Paskibra tidak hanya difokuskan pada kemampuan baris-berbaris. Latihan juga diarahkan untuk membangun kedisiplinan, karakter, mental, kekompakan, serta pemahaman mengenai kode etik Paskibra di lingkungan masyarakat maupun sekolah.

“Untuk pelatihan, kami menggunakan metode yang banyak mengadopsi kedisiplinan militer, terutama fokus pada Latihan Keterampilan Baris Berbaris (LKBB), pembentukan karakter, serta pemahaman kode etik Paskibra di masyarakat maupun di sekolah,” ujar Tirta.

Pada awal pelatihan, laniut Tirta, para peserta berlatih sekitar satu kali dalam sepekan. Intensitas latihan kemudian ditingkatkan menjelang pelaksanaan upacara 17 Agustus.

Memasuki tahap persiapan akhir, latihan dilakukan setiap hari dengan tetap menyesuaikan jadwal sekolah.

“Utama mereka tetap belajar di sekolah. Ketika sudah mendekati pelaksanaan, latihan mulai dilakukan setiap hari. Anak-anak kami minta izin ke sekolah dan latihan dari sekitar pukul 13.00 sampai sore,” jelasnya.

Selain latihan rutin, para anggota Paskibra juga menjalani pemusatan latihan hingga memasuki masa karantina sebelum pelaksanaan tugas.

Proses latihan Paskibra Kecamatan Labuan tidak lepas dari sejumlah kendala. Salah satunya kondisi cuaca yang cukup ekstrem serta lapangan yang berdebu. Kondisi tersebut membuat kesehatan peserta menjadi perhatian utama selama mengikuti latihan.

“Kalau untuk kendala sebenarnya lebih kepada anak-anak dan kondisi lapangan. Cuacanya cukup ekstrem. Lapangan juga berdebu, sehingga kesehatan anak-anak harus terus diperhatikan,” kata Tirta.

Kondisi fisik anggota Paskibra terus dipantau selama proses latihan. Peserta yang mengalami gangguan kesehatan mendapat perhatian agar dapat mengikuti pembinaan sesuai kondisi masing-masing.

Selain kesehatan dan semangat, tinggi badan menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam seleksi Paskibra Kecamatan Labuan.

Namun, panitia melakukan penyesuaian karena jumlah peserta yang memenuhi ketentuan tinggi badan tidak mencukupi.

Tirta mengatakan acuan tinggi badan untuk peserta perempuan sebenarnya berada di angka 160 sentimeter. Namun, karena tidak ada peserta yang memenuhi ukuran tersebut, panitia menyesuaikan dengan kondisi yang ada.

“Kalau mengacu pada ketentuan perempuan harus 160 sentimeter, ternyata saat seleksi tidak ada yang memenuhi. Akhirnya kami menyesuaikan dengan kondisi yang ada. Untuk perempuan, kemarin kami mengambil rata-rata sekitar 150 sentimeter ke atas, untuk laki-laki 160 cm,” ungkapnya.

Tirta, yang pernah menjadi anggota Paskibra Kecamatan Labuan pada 2005, berharap seluruh anggota Paskibra tahun ini mampu menjalankan tugas dengan baik.

Sebelum pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, seluruh pasukan dijadwalkan mengikuti gladi resik di Lapangan Ahmad Yani Labuan pada Minggu (16/8/2026).

“Besok (Minggu, 16/8/2026), pasukan pengibar bendera akan melakukan gladi resik di Lapangan Ahmad Yani Labuan, mohon doanya kepada seluruh masyarakat Labuan, terutama untuk pelaksanaan tanggal 17 Agustus. Mudah-mudahan tidak ada hambatan dan semuanya berjalan lancar,” tuturnya.

Menurut Tirta, keberhasilan Paskibra dalam menjalankan tugas bukan hanya ditentukan ketika upacara berlangsung. Proses latihan selama dua bulan menjadi bagian penting dalam membentuk kedisiplinan, kekompakan, mental, dan karakter para pelajar.

"Dengan persiapan tersebut, 37 anggota Paskibra Kecamatan Labuan diharapkan mampu menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan penuh tanggung jawab," tandasnya.

Suasana haru dirasakan Asep Bachtiar, salah satu orang tua anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra), saat menyaksikan puteri pertamanya, Ilva Fadilah (16) asal sekolah SMAN 3 Pandeglang dikukuhkan sebagai Paskibra dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Labuan.

Asep mengaku bangga sekaligus terharu melihat putri nya dipercaya menjadi bagian dari Paskibra. Baginya, pengukuhan tersebut menjadi momen istimewa yang membanggakan keluarga.

“Sebagai orang tua, tentu saya merasa haru dan bangga. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi puteri saya Ilva Fadilah,” ungkap Asep Bachtiar.

Menurutnya, menjadi anggota Paskibra bukan hanya tentang menjalankan tugas pada upacara kemerdekaan, tetapi juga menjadi proses pembentukan kedisiplinan, tanggung jawab, serta rasa cinta terhadap tanah air.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal berharga bagi putri nya untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Pengukuhan Paskibra Kecamatan Labuan menjadi salah satu rangkaian persiapan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Para anggota Paskibra nantinya akan mengemban tugas penting dalam upacara pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan. (ILA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama