Libatkan 8 Puskesmas, Cek Kesehatan Gratis Banten di Labuan Pandeglang Sasar 2.000 Warga

MenaraToday.Com - Pandeglang :

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Banten kembali digelar di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Minggu (9/8/2026), bertempat di Pantai Ceria, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kegiatan yang melibatkan delapan puskesmas tersebut menargetkan sebanyak 2.000 warga untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis. 

Pelaksanaan CKG Banten menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Banten meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini penyakit.

Gubernur Banten Andrasoni mengimbau masyarakat tidak takut mengetahui kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan CKG. Menurutnya, pemeriksaan sejak dini justru dapat membantu masyarakat mengetahui penyakit lebih cepat sehingga penanganan dapat segera dilakukan.

“Kita harus membuang stigma yang selama ini masyarakat takut memeriksakan kesehatannya, takut ketahuan penyakitnya. Padahal, mengetahui lebih awal kondisi kesehatan kita justru kita bisa melakukan upaya-upaya untuk sembuh,” kata Andrasoni.

Andrasoni mengatakan program Cek Kesehatan Gratis di Banten hingga saat ini telah diikuti lebih dari 5 juta warga.

Dari target yang ditetapkan sebesar 46 persen dari total masyarakat Banten, capaian program CKG telah mencapai sekitar 41 persen. Pemerintah Provinsi Banten masih memiliki waktu untuk mengejar target tersebut.

“Bukan hanya sekadar target, tetapi kita ingin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Andrasoni, CKG merupakan salah satu program hasil cepat Presiden Prabowo Subianto yang terus dilaksanakan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

Dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis, pemerintah menemukan sejumlah persoalan kesehatan yang banyak dialami masyarakat. Penyakit metabolik menjadi salah satu persoalan yang cukup banyak ditemukan.

Andrasoni menyebut diabetes dan tekanan darah tinggi termasuk penyakit yang banyak ditemukan dalam pemeriksaan. Kondisi tersebut berkaitan dengan pola hidup masyarakat, mulai dari pola makan, istirahat hingga aktivitas olahraga.

“Yang paling banyak kita temukan adalah penyakit metabolisme, penyakit yang disebabkan oleh perilaku kita terkait dengan pola istirahat, pola makan, pola olahraga dan sebagainya, yakni diabetes dan tekanan darah tinggi,” katanya.

Karena itu, Andrasoni mengajak masyarakat tidak hanya memanfaatkan layanan CKG, tetapi juga menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan jalan sehat yang digelar bersamaan dengan CKG di Labuan juga menjadi salah satu upaya mendorong masyarakat lebih aktif berolahraga dan mencegah penyakit.

Andrasoni juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam menjaga kesehatan. Ia menyebut program tersebut turut diinisiasi Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tina Andrasoni.

Menurutnya, kesadaran menjaga kesehatan harus dibangun sejak dari lingkungan keluarga.

“Beliau meyakini kesehatan dimulai dari keluarga, kesehatan dimulai dari ibu rumah tangga, kesehatan dimulai dari wanita,” kata Andrasoni.

Ia berharap masyarakat memahami bahwa menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan ketika sudah sakit. Pemeriksaan rutin dan pola hidup sehat dinilai penting untuk mencegah penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup.

Andrasoni juga mengapresiasi tenaga kesehatan di bawah Dinas Kesehatan Provinsi Banten yang terus memberikan pelayanan CKG kepada masyarakat.

Kepala Puskesmas Labuan, Hj. Ai Sri Rezeki, menuturkan, pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis di Labuan melibatkan tenaga medis dari delapan puskesmas.

Beberapa puskesmas yang terlibat di antaranya Puskesmas Labuan, Puskesmas Pagelaran dan Puskesmas Carita.

“Tim medis disebar dalam 15 tenda, dengan target 2.000 warga,” ujar Ai Sri Rezeki.

Pembagian tim medis ke sejumlah tenda dilakukan untuk mendukung kelancaran pelayanan dan memudahkan masyarakat mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.

Wakil Gubernur Banten H. Achmad Dimyati Natakusumah menambahkan program CKG merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.

Menurut Dimyati, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat.

“Di cek kesehatan gratis kita memberikan kepedulian sosial. Jalan santai juga ada doorprize. Intinya membuat masyarakat happy, senang dan sehat, supaya umur panjang dan jangan sampai mereka terserang penyakit,” ujar Dimyati.

Dimyati mengatakan pemeriksaan kesehatan penting dilakukan karena masih banyak masyarakat mengalami persoalan kesehatan, terutama yang berkaitan dengan penyakit dalam dan gangguan metabolisme.

“Rata-rata terkait dengan penyakit dalam. Mudah-mudahan dengan adanya cek kesehatan ini masyarakat bisa hidup sehat,” katanya.

Ia berharap program CKG Banten dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan tubuh lebih awal sehingga langkah pencegahan maupun penanganan penyakit dapat dilakukan dengan cepat.

Kegiatan Cek Kesehatan Gratis di Labuan turut dihadiri jajaran Dinas Kesehatan, RSUD Labuan, tenaga kesehatan, kepala puskesmas, tokoh masyarakat, tokoh agama serta warga setempat. (ILA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama