MenaraToday.Com - Pandeglang :
Gubernur Banten mengenang pengalaman masa remajanya saat menghadiri kegiatan jalan sehat di Labuan, Kabupaten Pandeglang. Minggu (9/8/2026), bertempat di MTs Negeri 2 Pandeglang. Ia bercerita pernah tersasar saat naik bus dari Kalideres, Jakarta, hingga tiba di kawasan Labuan, sekitar 35–40 tahun lalu.
Kisah nostalgia tersebut disampaikan Gubernur Banten saat melepas ribuan peserta jalan sehat yang digelar dalam rangka mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.
“Saya waktu usia SMP kelas 3 pernah nyasar. Waktu itu dari Kalideres, Jakarta, naik bus sampai di depan Terminal Labuan atau Bioskop Labuan,” kata Gubernur Banten dalam sambutannya.
Menurutnya, pengalaman tersebut terjadi sekitar 35 hingga 40 tahun lalu. Ia kemudian kembali ke Labuan setelah puluhan tahun, namun kali ini bukan sebagai pelajar yang tersesat, melainkan sebagai Gubernur Banten.
“Hampir 35 sampai dengan 40 tahun yang lalu. Dan hari ini saya datang ke sini, takdir membawa saya datang ke sini sebagai Gubernur Banten,” ujarnya.
Gubernur Banten kemudian berseloroh bahwa kedatangannya ke Labuan kali ini berbeda. Ia tidak lagi khawatir tersesat karena mendapat sambutan dan bimbingan dari masyarakat.
“Saya sudah enggak nyasar karena hari ini dijaga, dibimbing oleh masyarakat Banten, masyarakat Labuan,” ucapnya.
Ia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Labuan atas sambutan yang diberikan. Gubernur juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten terus berupaya menjalankan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Salah satu fokus yang disampaikan adalah peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pencegahan penyakit.
“Kita sama-sama sadar tentang pentingnya menjaga kesehatan, mencegah penyakit agar kita bisa hidup lebih baik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Banten juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Banten beserta jajaran dan UPTD RSUD Labuan yang terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Ia menilai keberadaan RSUD Labuan merupakan bagian penting dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi warga.
“Alhamdulillah, satu tahun terakhir kita sudah punya rumah sakit sendiri. Setelah 26 tahun Provinsi Banten berdiri, RSUD Labuan berdiri,” tuturnya.
Gubernur mengatakan RSUD Labuan akan terus dikembangkan agar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat Labuan dan sekitarnya.
“Insyaallah akan terus kita kembangkan agar mampu melayani masyarakat Labuan untuk kesehatan,” lanjutnya.
Andrasoni, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan jalan sehat, termasuk Dinas Kesehatan Banten, Direktur RSUD Labuan, serta para tokoh masyarakat Labuan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat.
“Penting kita menjaga kesehatan, penting kita mencegah penyakit agar kita bisa hidup lebih baik,” ujarnya.
Usai memberikan sambutan, Gubernur Banten secara resmi melepas ribuan peserta untuk mengikuti jalan sehat.
Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Gubernur juga mengajak masyarakat menjaga semangat kebangsaan.
“Merdeka! Merdeka! Merdeka! Merdeka!” serunya yang kemudian disambut antusias para peserta.
Kegiatan jalan sehat tersebut menjadi momentum bagi masyarakat Labuan untuk berolahraga bersama sekaligus memperkuat semangat menjaga kesehatan dan kebersamaan. (ILA)
