MenaraToday.Com - Pandeglang :
Musim kemarau yang berlangsung sekitar lima bulan membuat petani di Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan pertanian.
Camat Sukaresmi Tatang Fauzi mengatakan, persoalan air menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat selama musim kemarau. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada masyarakat pesisir dan nelayan, tetapi juga petani yang membutuhkan pasokan air untuk menunjang aktivitas pertanian.
“Pemerintah kecamatan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menghadapi kondisi ini,” kata Tatang, Senin (28/9/2026).
Tatang menjelaskan, salah satu langkah yang disiapkan pemerintah kecamatan untuk membantu masyarakat adalah melakukan penyedotan air menggunakan mesin.
Upaya tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air di sejumlah lokasi yang mengalami kesulitan mendapatkan sumber air selama musim kemarau.
Menurut Tatang, sektor pertanian mempunyai peran penting bagi masyarakat Kecamatan Sukaresmi. Oleh karena itu, ketersediaan air menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama.
“Kami menyiapkan penyedotan air menggunakan mesin untuk membantu memenuhi kebutuhan di lapangan,” ujarnya.
Musim kemarau yang berlangsung selama beberapa bulan membuat ketersediaan air menjadi tantangan bagi masyarakat yang menggantungkan penghidupan dari sektor pertanian.
Pemerintah Kecamatan Sukaresmi terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar kebutuhan air masyarakat dapat ditangani. Penyedotan menggunakan mesin menjadi salah satu alternatif yang disiapkan untuk membantu mengatasi keterbatasan air.
Tatang berharap langkah tersebut dapat membantu masyarakat, khususnya para petani, dalam menghadapi kondisi kemarau.
Persoalan yang dihadapi masyarakat Sukaresmi tersebut turut menjadi perhatian dalam Tasyakuran Laut Sidamukti 2026.
Kegiatan tradisi masyarakat tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mempertahankan tradisi lokal, tetapi juga diharapkan dapat memperkuat perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir.
Masyarakat berharap perhatian pemerintah terhadap nelayan, petani, dan masyarakat pesisir di Kabupaten Pandeglang terus diperkuat, terutama dalam menghadapi tantangan musim kemarau dan persoalan ketersediaan air. (Ila)
