MenaraToday.Com - Banten :
World Rhino Day 2026 menjadi momentum bagi Aston Anyer Beach Hotel untuk mengenalkan pentingnya konservasi Badak Jawa kepada anak-anak. Beragam kegiatan edukatif dan kreatif digelar, mulai dari Rhino Talk hingga cake competition bertema Badak Jawa. Kegiatan yang mengusung tema “Kenal, Cinta, Jaga: Badak Jawa Harta Karun Indonesia dan Dunia” tersebut berlangsung di Aston Anyer pada Sabtu (26/9/2026).
Meski Hari Badak Sedunia atau World Rhino Day diperingati setiap 22 September, Aston Anyer melanjutkan semangat konservasi melalui kegiatan yang melibatkan anak-anak tamu hotel.
Assistant Marketing Communication Manager Aston Anyer Beach Hotel, Tasya Nabila, mengatakan kegiatan World Rhino Day 2026 merupakan bagian dari komitmen hotel dalam mendukung konservasi Badak Jawa yang telah dilakukan selama lima tahun terakhir.
Komitmen tersebut dijalankan melalui kerja sama berkelanjutan dengan Yayasan Konservasi OFORA Indonesia.
“Salah satu kegiatan utama dalam perayaan World Rhino Day 2026 di Aston Anyer adalah Rhino Talk. Puluhan anak tamu hotel diajak mengenal Rhinoceros sondaicus atau Badak Jawa melalui metode pembelajaran yang ceria dan interaktif,” kata Tasya.
Dalam kegiatan Rhino Talk, anak-anak mendapatkan pengetahuan mengenai karakter Badak Jawa yang dikenal pemalu. Mereka juga diperkenalkan dengan kebiasaan satwa tersebut berendam di kubangan lumpur serta jenis makanan yang dikonsumsinya berupa dedaunan.
Tidak hanya mengenal perilaku Badak Jawa, peserta juga diajak memahami berbagai ancaman yang dapat memengaruhi kelestarian satwa tersebut.
Beberapa ancaman yang diperkenalkan antara lain invasi tanaman Langkap (Arenga pinnata) yang dapat menutupi sumber pakan, risiko penyakit, serta ancaman bencana alam.
Badak Jawa merupakan salah satu satwa langka yang memiliki habitat alami di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten.
Kondisi tersebut membuat kelestarian habitat menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keberlangsungan hidup Badak Jawa.
Melalui edukasi dalam rangka World Rhino Day 2026, anak-anak diajak memahami bahwa pelestarian satwa tidak hanya berkaitan dengan keberadaan badak, tetapi juga perlindungan habitat tempat satwa tersebut hidup.
Selain Rhino Talk, Aston Anyer juga menggelar cake competition dengan tema Badak Jawa.
Kompetisi tersebut diikuti oleh tim pastry hotel dan peserta undangan. Berbagai kreasi kue ditampilkan dengan desain Badak Jawa yang dibuat lucu dan menggemaskan.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu cara kreatif Aston Anyer menyampaikan pesan konservasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak.
Dengan memadukan edukasi dan aktivitas kreatif, pesan mengenai pentingnya menjaga Badak Jawa diharapkan lebih mudah dipahami dan diingat oleh peserta.
Tasya mengatakan sektor pariwisata dan konservasi dapat berjalan beriringan.
“Kami di Aston Anyer percaya bahwa pariwisata dan konservasi harus berjalan seiring. Karena kami berada di Banten, rumah terakhir Badak Jawa, adalah tanggung jawab moral kami untuk ikut menjaganya,” ujarnya.
Menurut Tasya, peringatan World Rhino Day yang digelar pada 26 September tersebut merupakan bagian dari komitmen Aston Anyer yang telah berlangsung selama lima tahun dan akan terus dilanjutkan.
“Peringatan World Rhino Day yang jatuh pada 22 September kami rayakan pada 26 September ini adalah wujud komitmen lima tahun kami dan akan terus kami lanjutkan,” katanya.
Direktur Eksekutif OFORA Foundation, Ofat Sofwatuddin, menilai edukasi mengenai Badak Jawa perlu diberikan sejak usia dini.
“Edukasi sejak dini adalah kunci. Anak-anak yang hari ini mengenal Badak Jawa, merekalah yang akan menjadi duta Badak Jawa,” kata Ofat.
Ofat mengatakan keberhasilan konservasi Badak Jawa membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, dunia usaha, masyarakat, NGO, akademisi, dan media.
“Keberhasilan upaya konservasi Badak Jawa tidak hanya di tangan pemerintah, tapi juga dukungan berbagai pihak, dunia usaha dalam hal ini perhotelan, masyarakat, NGO, akademisi dan juga media,” ujarnya.
Menurut Ofat, salah satu hal yang berbeda dalam kegiatan World Rhino Day 2026 kali ini adalah penyelenggaraan cake competition dengan tema Badak Jawa.
Kegiatan di Aston Anyer diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga Badak Jawa dan habitatnya.
Melalui edukasi sejak dini, anak-anak diharapkan tidak hanya mengenal Badak Jawa sebagai satwa langka, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap konservasi.
Dengan berada di Banten, wilayah yang menjadi habitat alami Badak Jawa, Aston Anyer menegaskan komitmennya untuk terus memadukan pariwisata, edukasi, dan kampanye pelestarian lingkungan. (Ila)
