MenaraToday.Com - Pandeglang :
Warga Kampung Cikiray, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten, bergotong royong memperbaiki Jalan Cikiray-Buluh yang rusak melalui pengecoran secara swadaya. Keterbatasan anggaran membuat pembangunan jalan dilakukan secara bertahap dengan mengandalkan iuran masyarakat.
Perbaikan jalan Cikiray Cimanggu tersebut dilakukan karena kondisi jalan yang sebelumnya berlubang dan becek ketika hujan. Jalan ini juga menjadi akses penting bagi warga serta pelajar menuju SD Negeri Cijaralang 1 dan SMP Negeri 7 Cimanggu.
Salah seorang warga Cikiray, Mansur, mengatakan perbaikan jalan dilakukan berdasarkan kemampuan masyarakat. Sebanyak 33 kepala keluarga (KK) turut menyumbangkan dana untuk pembangunan.
Setiap KK memberikan iuran sebesar Rp600 ribu dalam jangka waktu satu tahun. Dari iuran tersebut, dana yang berhasil terkumpul baru sekitar Rp. 10 juta. Sementara itu, kebutuhan anggaran untuk menyelesaikan pembangunan jalan diperkirakan mencapai Rp. 30 juta.
“Kebutuhan anggaran hanya kemampuan kami iuran dari 33 KK, per KK Rp600.000. Dalam jangka satu tahun baru terkumpul sekitar Rp. 10 juta. Kebutuhan sekitar Rp. 30 juta. Panjang 400 meter, baru terbangun 150 meter, itu juga baru sebelah,” ujar Mansur. Senin (5/10/2026).
Mansur menjelaskan, total panjang Jalan Cikiray-Buluh yang membutuhkan perbaikan mencapai sekitar 400 meter. Namun, karena keterbatasan dana, pengecoran baru dapat dilakukan sepanjang kurang lebih 150 meter.
Pengecoran pun dilakukan dengan konsep sederhana untuk menghemat biaya. Bagian kanan dan kiri jalan masing-masing dicor sekitar 70 sentimeter, sedangkan bagian tengah dengan lebar sekitar 60 sentimeter masih berupa tanah.
Meski belum seluruh badan jalan dicor, pembangunan tersebut dinilai cukup membantu masyarakat. Jalan yang sebelumnya berlubang dan becek saat hujan kini sebagian sudah memiliki permukaan beton.
Jalan tersebut merupakan akses warga dari Cikiray menuju Kampung Buluh sekaligus jalur yang digunakan para pelajar menuju sekolah.
Pembangunan jalan rusak di Cikiray, Cimanggu tidak hanya mengandalkan dana masyarakat. Warga juga bergotong royong mengerjakan pembangunan secara langsung.
Mulai dari menyiapkan material, mengaduk semen hingga meratakan coran dilakukan bersama-sama. Semangat tersebut menjadi bukti kepedulian warga terhadap kondisi lingkungan dan kebutuhan infrastruktur di wilayah mereka.
Bagi masyarakat, kegiatan gotong royong tersebut bukan hanya menghasilkan perbaikan jalan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar warga.
Mansur menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga, tokoh masyarakat, serta pihak yang telah memberikan bantuan dalam pembangunan jalan tersebut.
"Dukungan diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari uang, material, konsumsi hingga tenaga," ujarnya.
Kendati pembangunan sudah berjalan, warga masih membutuhkan tambahan dana untuk menyelesaikan perbaikan jalan sepanjang sekitar 400 meter tersebut.
Warga berharap ada perhatian dari pemerintah maupun pihak swasta dan pengusaha untuk membantu pembangunan Jalan Cikiray-Buluh Desa Cijaralang.
“Harapan agar ada donatur menyisihkan sebagian rezekinya, baik dari kalangan pemerintah maupun pengusaha, untuk meringankan warga Cikiray,” tandas Mansur.
Warga berharap bantuan dari berbagai pihak dapat mempercepat pembangunan sehingga seluruh ruas jalan dapat diperbaiki. Dengan kondisi jalan yang lebih layak, aktivitas masyarakat dan akses pelajar menuju sekolah diharapkan semakin aman dan nyaman. (Ila)
