Video Sawer Biduan Di Pandeglang Viral, Kades Padasuka Minta Maaf

MenaraToday.Com - Pandeglang :

Video aksi sawer biduan di atas panggung di Kabupaten Pandeglang, Banten, viral di media sosial. Dalam video tersebut, seorang pria yang disebut sebagai Kades Padasuka, H. Sara, terlihat emosi setelah aksi sawer biduan mendapat teguran.

Peristiwa yang disebut terjadi pada Jumat (2/10/2026) malam itu berlangsung di Kampung Batu Hideung, Desa Mangkualam, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Dalam video viral tersebut, seorang pria mengenakan kaus hitam tampak berjoget di atas panggung sambil melakukan aksi sawer terhadap seorang biduan.

Pria itu terlihat melempar uang saweran ke arah wajah biduan. Aksi tersebut kemudian mendapat teguran dari biduan lain yang berada di atas panggung.

Biduan tersebut mengingatkan agar uang saweran tidak dilemparkan ke bagian wajah. Namun, teguran itu justru memicu ketegangan di atas panggung.

Seorang pria yang disebut-sebut sebagai Kepala Desa (Kades) Padasuka kemudian terdengar melontarkan perkataan dengan nada emosi.

“Sudah, sudah! Tutup, tutup! Biduannya yang kayak gitu kok kamu marah?! B***sat kamu, tutup, tutup,” ujar pria tersebut dalam video yang beredar.

Pria tersebut kemudian diketahui bernama H. Sara, Kepala Desa Padasuka, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang.

Video aksi sawer biduan tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan menjadi perhatian warganet.

Potongan video memperlihatkan suasana di atas panggung saat aksi sawer berlangsung. Peristiwa itu juga dikaitkan dengan dugaan perlakuan tidak pantas terhadap biduan.

Namun, konteks keseluruhan kejadian dalam video yang beredar belum sepenuhnya diketahui.

Menanggapi video yang viral, Kades Padasuka H. Sara kemudian menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf.

Klarifikasi tersebut disampaikan melalui sebuah video yang diunggah ke media sosial.

“Saya atas nama pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada BL Musik beserta seluruh keluarganya atas kejadian semalam di Kampung Batu Hideung, Desa Mangkualam, ada kesalahan faham. Saya memohon maaf kepada Bunda Laura yang sebesar-besarnya,” kata H. Sara.

Ia juga menyampaikan dukungan kepada BL Musik.

“Semoga BL Musik jaya, jaya, jaya sampai ke depan. Ketika nanti ada ke selatan saya akan berpartisipasi, terima kasih,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik BL Musik menyatakan bersyukur atas klarifikasi yang disampaikan H. Sara.

Melalui akun Facebook Bundalaura Real, pemilik BL Musik menyebut persoalan yang ramai di media sosial tersebut telah diselesaikan.

“Alhamdulillah Pak lurah sudah klarifikasi terkait permasalahan yang lagi rame, video yang beredar tentang yang nyawer uangnya dilempar-lempar ke muka oleh salah satu rekannya, dan ada crew yang ditendang juga. Alhamdulillah permasalahan itu sudah beres,” tulisnya.

Di tengah viralnya video sawer biduan di Pandeglang, muncul pula informasi dari pihak keluarga pria yang melakukan aksi sawer.

Keluarga menyatakan pria tersebut meninggal dunia pada Sabtu (3/10/2026) pagi.

Menurut keterangan keluarga, pria tersebut meninggal setelah jahitan di bagian belakang kepalanya terlepas dan menyebabkan pendarahan hebat.

Pria tersebut disebut sempat dibawa ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.

“Take down videonya... itu om saya. Dia udah meninggal pagi tadi karena bekas jahitan di kepala belakangnya lepas. Cucuran darah mengalir deras, nggak tertolong sampai ke RS,” ungkap pihak keluarga. (Ila) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama