![]() |
| Ket fhoto:Kondisi Bangunan Rumah Hunian Tetap |
Menaratoday.com-Padangsidimpuan
Pembangunan rumah hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana di Kota Padangsidimpuan mulai menunjukkan perkembangan positif. Setelah sebelumnya menjadi perhatian publik akibat lambannya persiapan pembangunan, kini pengerjaan fisik di lapangan mulai berjalan.
Pantauan wartawan Menaratoday.com di lokasi, Rabu (4/11/2026), aktivitas pengerjaan bangunan rumah hunian tetap telah berlangsung. Sejumlah unit rumah tampak mulai dikerjakan sebagai bagian dari upaya penyediaan hunian layak bagi masyarakat terdampak bencana.
Informasi tersebut diperkuat keterangan seorang petugas di lapangan yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Menurutnya, hingga saat ini pembangunan telah dimulai pada 38 unit rumah.
“Sudah mulai, Bang, dan sudah ada 38 unit rumah yang sudah dibangun,” ungkap petugas tersebut saat dikonfirmasi.
Dimulainya pengerjaan fisik ini menjadi kabar yang dinantikan masyarakat, khususnya warga penerima manfaat yang berharap segera mendapatkan tempat tinggal permanen setelah mengalami dampak bencana.
Sebelumnya, pembangunan Huntap di Kota Padangsidimpuan menjadi sorotan karena menyangkut kebutuhan mendesak masyarakat akan hunian yang aman, layak dan berkelanjutan. Dengan mulai bergeraknya pengerjaan di lapangan, harapan warga untuk segera menempati rumah baru kini semakin terbuka.
Namun, progres pembangunan tidak hanya diukur dari dimulainya pengerjaan sejumlah unit. Percepatan pembangunan secara menyeluruh, kualitas konstruksi, serta kepastian penyelesaian sesuai target menjadi hal penting yang perlu terus dikawal.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait diharapkan dapat memastikan pembangunan berjalan konsisten, sehingga seluruh warga penerima manfaat tidak harus menunggu lebih lama untuk memperoleh hunian tetap.
Sebagaimana diketahui, sebanyak 341 kepala keluarga (KK) direncanakan menjadi penerima manfaat pembangunan Huntap di Kota Padangsidimpuan. Karena itu, progres 38 unit yang disebut telah mulai dibangun diharapkan menjadi langkah awal menuju percepatan pembangunan seluruh unit.(Ucok Siregar)
