MenaraToday.com - Tanjungbalai :
Warga Jalan Kampung Jawa lingkungan 7 Kelurahan Sirantau Kecamatan Datuk Bandar akhirnya menemukan ABG yang hanyut tenggelam di sungai Bandar Jopang tidak jauh dilokasi kejadian.
Sontak saja isak tangis keluarga pun pecah saat melihat jenazah Ade Harianto tidak bernyawa digotong warga dirumah duka.
Ibu korban Sumarni (48) Saat dikonfirmasi wartawan mengungkapkan
Ade Harianto sedang mandi - mandi bersama kawan nya.
" Tidak pandai berenang pak
saya lagi masak, Ada anak-anak memberi tahu kepada saya bahwa anak saya tenggelam. Biasanya Ade mandi memakai gayung. Ayah nya sudah meninggal tahun 2006 yang lalu ,"ujar ibu korban dengan nada sedih.
Ade Arianto (15) baru duduk dibangku kelas 7 SMPN 10 Jalan MT Hariono. Korban hanyut tenggelam di Sungai Bandar Jopang tepatnya dialiran Sungai PDAM, Jalan Arteri, Simpang Semenanjung, Tanjungbalai berhasil ditemukan warga, Minggu (10/3/2019) malam Senin sekitar pukul 21.00 Wib.
Berdasarkan Pantauan wartawan , Jasad Ade Arianto ditemukan oleh Warga sekitar 20 Meter dari Lokasi jatuhnya Korban.
Sebelum petugas dari Basarnas,BPBD , Intansi dari kepolisian , lanal, Rapi, team gerak cepat pemuda Himpipsos , dan relawan masyarakat telah terus melakukan upaya pencarian
Ipul warga sekitar kejadian Saat dikonfirmasi Wartawan mengatakan Saat melakukan pencarian bersama rekan-rekannya melihat ada rambut timbul di daerah hilangnya korban.
"Kami lihat ada rambut timbul didaerah tidak jauh dari hanyutnya korban.
Saya bersama rekan-rekan langsung membawa korban sampai ke darat", ujar Ipul
Dikatakannya lagi, usai ditemukan Jasad Korban langsung dibawa kerumah orangtuanya dijalan M. Abbas Lingkungan VII, Kampung Jawa, Kota Tanjungbalai dan dirumah uwaknya dijalan Abadi kelurahan TB II Kecamatan Tanjungbalai Selatan Kota Tanjungbalai
" Koban malam ini juga akan dimakamkan di Pemakaman Muslim Jalan Abadi,"Ujarnya.
Kalaksa BPBD M. Ridwan Parinduri saat dikonfirmasi wartawan mengungkapkan
kejadian yang terjadi pada Sabtu, 9 Maret kemarin sekitar pukul 18.15 Wib, saat itu Pihak BPBD menerima informasi dari seorang warga adanya anak laki-laki yang tenggelam di aliran Sungai Bandar Jopang tepatnya dialiran sungai PDAM.
Berdasarkan informasi warga, Korban Ade Arianto diduga tenggelam/hanyut pada pukul 17.25 Wib saat sedang mandi ditangkahan bersama temannya. Saat itu korban yang sedang mengambil air disungai menggunakan gayung, tiba-tiba terjatuh kesungai. Awalnya teman bersama korban dilokasi menduga korban bisa berenang, melihat korban meminta tolong teman korban bersama warga yang berada dilokasi langsung berenang ketitik lokasi jatuhnya korban untuk melakukan pencarian, namun tidak mendapatkan hasil hal ini juga disebabkan saat kejadian kondisi sungai sedang pasang sehingga diduga korban terbawa arus sungai.
Berdasarkan Laporan Warga tersebut, Tim BPBD Tanjungbalai langsung menerjunkan 2 Unit Perahu Karet, 1 Unit Ambulance dan 10 Personil guna membantu pencarian Korban dilokasi Kejadian.
"Alhamdulillah, pada pencarian dihari kedua malam hari ini Jasad korban Ade Arianto berhasil ditemukan. Usai ditemukan, Jasad Ade Arianto selanjutnya dibawa ke rumah orangtuanya di Kampung jawa dan dirumah uwaknya dijalan abadi kelurahan TB II Kecamatan Tanjungbalai Selatan Kota Tanjungbalai dengan menggunakan Ambulance BPBD Kota Tanjungbalai, Ujar Kalaksa BPBD M. Ridwan Parinduri. (Gani)
