Rapat Pleno Perolehan Dan Penetapan Anggota DPRD Kabupaten Cianjur


MenaraToday.Com - Cianjur :

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur, menggelar rapat pleno terbuka dalam penetapan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur tahun 2019-2024 di salah satu hotel di wilayah Pacet, Minggu (21/7/2019)

Rapat pleno tersebut dihadiri Ketua KPU Cianjur, Hilman Wahyudi, dan seluruh komisioner KPU Cianjur. Selain itu, hadir pula Ketua Bawaslu Cianjur, Usep Agus Jawari, unsur Muspida, serta perwakilan dari masing-masing partai politik peserta Pemilu.

Ada wajah-wajah baru dalam susunan anggota dewan Kabupaten Cianjur, namun yang paling mendominasi terlihat dari partai Gerindra. Hal itu terjadi karena hasil penghitungan suara.

Sebanyak 11 kursi diraih oleh partai Gerindra, kemudian disusul partai Golkar, dan Nasional Demokrat (Nasdem).

"Ada sembilan parpol yang memperoleh kursi DPRD Kabupaten Cianjur. Jumlah secara akumulatif itu diraih oleh Gerindra 11 kursi, Golkar 8 kursi, Nasdem 6 kursi, serta partai politik lainnya dengan lima kursi," jelas Hilman.

Jumlah keseluruhan sebanyak 50 kursi yang ada di Pemilu legislatif Cianjur. Dari 50 kursi tersebut terdiri dari daerah pemilihan (Dapil) satu sebanyak 9 kursi, Dalil 2 sebanyak 11 kursi, Dapil 3 sebanyak 11 kursi, Dapil 4, sebanyak 9 kursi, dan Dapil 5 sebanyak 10 kursi.

"Yang paling mendominasi calon anggota dewan dari partai Gerindra. Karena partai tersebut ada di setiap dapil," kata Hilman.

Hilman menjelaskan, selain dari partai politik, nama-nama calon anggota dewan yang masuk dan telah ditetapkan serta suara paling banyak diantara dapil di Kabupaten Cianjur yakni, Deden Nasihin dari partai Golkar, yakni sebanyak 14.009 dari dapil 5. Disusul oleh Andri Suryadinata, yakni sebanyak 11.330 suara sah dari Dapil 3.

"Nama-nama lain seperti Asep Iwan Gusniardi dari Golkar pun luput dari nilai suara sah yang cukup besar, yakni sebanyak 9.788. Ditambah Igun Hendra Gunawan dari partai yang sama yakni sebanyak 9.018 suara sah," tuturnya.

Selain itu Hilman merasa sangat bersyukur dalam rapat pleno kali ini, karena tidak ada hal yang bisa menimbulkan konflik. Baik dari pihak rekanan seperti Bawaslu, maupun partai politik lainnya yang ikut hadir. Semua dari kegiatan kali ini sesuai apa yang diharapkan.

"Alhamdulillah semua rapat pleno penetapan kali ini lancar, dan sesuai apa yang diharapkan. Semoga saja penetapan ini menjadi acuan yang lebih baik. Diharapkan semua anggota dewan terpilih bisa melaksanakan tugas serta visi misi masing-masing," tutupnya. (SN).
Lebih baru Lebih lama