Jadi Bandar Ganja, Pecatan TNI Digelandang Ke Mapolres Asahan


MenaraToday.Com - Asahan :

Satresnarkoba Polres Asahan meringkus dua orang pelaku penyalahgunaan narkotoka jenis ganja yang salah seorang pelaku merupakan pecatan TNI yang disersi pada tahun 1997 yang lalu karena kasus narkotika jenis ganja. 


Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu melalui Kasat Narkoba AKP Anthony Tarigan, Kamis (1/8/2019) menyebutkan kedua pelaku masing-masing Parlin Pakpahan alias Parlin (49), pecatan TNI warga Jalan Seroja Kelurahan Kisaran Naga Kecamatan Kisaran Timur dan Faisal Adita alias Desek (29) warga Dusun V Desa Danau Sijabut Kecamatan Air Batu, Asahan, Sumut diringkus pada Selasa (30/7/2019) sekira pukul 19.30 Wib di rumah tersangka Parlin.


"Awalnya kita mendapatkan informasi bahwa ada peredaran gelap narkotika golongan I, jenis ganja yang dilakukan tersangka Parlin di sekitar rumahnya. Berbekal informasi tersebut team opsnal langsung melakukan penyelidikan dirumah tersangka dan sekira pukul 19.30 Wib team melihat teersangka dirumahnya, kemudian rim langsung meringkus tersangka.

"Saat tersangka Parlin kita ringkus,  Faisal Aditya datang kerumah Parlin. Karena curiga kita ikut mengamankan Faisal Aditya dan memeriksa barang bawaannya." ujar Tarigan.

Lebih lanjut Anthony Tarigan menambahkan setelah kedua tersangka di bekuk, dengan didampingi Kepala Lingkungan 3 petugas melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan barangbukti narkotika  jenis Ganja dirumah Parlin berupa timbangan di tas milik faisal dan 2 Unit Hanphone.

"Saat kita lakukan introgasi, keduanya mengaku bahwa ganja tersebut adalah mililnya yang dibeli dari YS (buron) dengan harga Rp. 600 ribu / kg. Kemudian kedua tersangka beserta barang bukti berupa  1 Bungkusan besar  plastik kresek yang di dalamnya berisi bungkusan koran yang dililit lakban kuning, berisi daun dan batang ganja seberat 700 gr/Bruto, 1 buah timbangan dengan merk Tanita dan 2 Unit Hp android warna hitam langsung di boyong ke ruangan Satresnarkoba Polres Asahan untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara YS masih terus kita buru" paparnya (Adjie)
Lebih baru Lebih lama