Sukses Kibarkan Bendera Di HUT RI Ke 74, PPI Sebut Belum Puas Dengan Penampilan Paskibra Batanghari


MenaraToday.Com - Batanghari :

Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Batanghari kemarin (18/8/2019) di kembalikan ke rumah masing masing, setalah acara perpisahan bersama pelatih dari pihak PPI. 

Terlihat suasana haru di setiap anggota Paskibra Batanghari. Tanpa sadar air mata menetes mengiring lagu dan doa selamat akan suksesnya upacara pengibaran bendera di HUT RI ke 74.

Setelah pelaksanan resepsi perpisahan tim MenaraToday.Com sempat mewawancarai Rami, salah satu pengurus PPI Batanghari. 

Menurut Rami pihaknuyai dari PPI Batanghari belum merasa puas dengan program yang di berikan kepada anggota paskibra Batanghari.

"Singkatnya waktu yang di berikan kepada kami mengakibatkan banyak waktu yang terbuang karena pada penyelenggaraan latihan paskib tahun ini kami cuma mendapat waktu hanya 2 minggu, tapi Alhamdulillah para anggota bisa menyerap pelajaran dan arahan dari kami dengan cepat" ujar Rami.

Rami juga mengatakan dalam waktu 6 hari pihaknya telah menggambleng anggota Paskib dengan penerapan latihan pagi dan sore hari guna untuk mengejar ketertinggalan.

"Sejujurnya saya mengatakan program latihan tidak terlaksana dengan sebagai mana yang kami harapkan, nyatanya saja mental mereka belum tertempa, tapi ya syukurlah mereka bisa sukses dalam upacara penaikan bendera dan penurunan bendera di HUT RI ke 74 tahun ini" ungkap Rami

Program latihan untuk paskibra Batanghari biasanya sudah harus di terapkan satu bulan sebelum peringatan HUT RI. 
namun pada tahun ini ada yang janggal di lihat oleh mata karena molornya waktu latihan dan tidak tahu pasti apa penyebabnya. 

Kurun waktu hanya dua minggu para anggota Paskib di gambleng dengan program latihan yang ketat hingga membuat para anggota Paskib Batanghari dan PPI harus bekerja ekstra. 

Laras siswi SMAN 1 Batanghari yang mendapat kesempatan sebagai pembawa bendera mengatakan dirinya merasa kurang puas.

" Saya juga sebenarnya kurang puas karena singkatnya waktu saya untuk bersama teman-teman anggota paskib lainya, kenangan dan kebersamaan ini sudah menjadikan di antara kami seperti saudara sendiri sambil menghapus air mata karena singkatnya waktu bersama para anggota lainya yang sudah di anggapnya sebagai saudara sendiri. 

Inilah arti kebersamaan di mana ada pertemuan di situ juga ada perpisahan. tuntas Rami. (ham)
Lebih baru Lebih lama